Beberapa Lahan Pertanian di Desa Sukajadi Diserang Hama.




Sadananya,(kawalitv.com).
Ditengah ujian wabah covid 19 saat ini dimana membutuhkan ketersediaan pangan yang cukup untuk masyarakat, petani ada digarda terdepan dalam membantu usaha ketersediaan pangan.
Namun tak semudah catatan diatas kertas, petani kerap didera serangan hama. Seperti protret kisah dua orang  petani di Blok Senekung Dusun Depok Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis ini kepada kawalitv.com belum lama ini.


" Lahan kami diserang hama seperti ulat, dimana tanaman  padi kami yang seharusnya berbuah beberapa bagian  saat ini kosong tak berisi." Ungkap Nana, salah seorang petani.

Nana mengatakan luas lahan yang digarapnya seluas seratus bata ( 1 bata sama dengan 14 m2-red). Dengan jumlah luas lahan tersebut  seharusnya menghasilkan 8 kwintal gabah basah.
" Saat ini hanya menghasilkan 5 kwintal.Jenis padi yang saya tanam adalah jenis rajalele."ucapnya.


Tak beberapa jauh dari lahan Nana, serangan hama ulat tersebut menimpa juga seorang petani perempuan yang bernama Yoyoh. 
"Dari lahan 50 bata biasanya bisa dipanen 4 kwintal gabah basah . Saat ini saya hanya memperoleh 30 kg saja." Ucapnya lirih.

Yoyoh yang menanam jenis padi rapiko,memgaku kaget dengan kondisi hasil pertaniannya .
" Terus terang nggak menyangka, tapi yah mau bagaimana lagi." ujarnya

Dari informasi yang dihimpun kawalitv.com,ternyata tak hanya Nana dan Yoyoh saja yang mengalami serangan hama pada tanaman padinya, masih didusun yang sama beberpa petani lainnya mengalami hal yang sama.

Dikonfirmasi kepada Kepala Desa Sukajadi H.Emo Suherlan , Sabtu(02/05), terkait permasalahan serangan hama tersebut pihaknya selaku Kepala Desa Sukajadi sudah menghubungi Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Ciamis.
" Sudah dilakukan penyemprotan oleh pihak Dinas Pertanian." Ujarnya.

Emo mengatakan meski terserang hama , namun Emo menilai bahwa para petani masih bisa memamfaatkan hasil panennya yang tidak terserang.
" Artinya dari luasan lahan pertanian yang diserang , kan tidak semuanya, Alhamdulillah masih ada yang bisa dipanen." ujarnya( Ak/ kawalitv.com)
Share:

0 comments:

Post a comment

Kawali TV

Blog Archive

Recent Posts

BERITA