• Jalan Raya Kawali Dihotmik

    Klik Untuk Membaca Berita Selengkapnya

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Danrem 162/WB Terima Paparan Rencana TMMD Ke-109 Tahun 2020 Kodim 1607/Sumbawa




Sumbawa – Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menerima paparan dari Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos. M.Tr (Han), tentang Rencana Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 tahun 2020 Kodim 1607/Sumbawa dengan tema ”TMMD Pengabdian Untuk Negeri”, bertempat di Ruang Rapat Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Senin (31/8/2020).


Pada kesempatan tersebut, Dandim 1607/Sumbawa memaparkan, rencana TMMD 109 akan laksanakan mulai tanggal 22 September 2020 sampai 21 Oktober 2020 di Desa Jotang Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa dengan sasaran Fisik berupa pembuatan Jalan Usaha Tani yang menghubungkan dusun Jotang desa Jotang dengan dusun Satowe Berang desa Empang sepanjang 1.100 meter dengan lebar 4 meter termasuk pembuatan jembatan ukuran 5x5 meter, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter, pembuatan 1 unit musholla seluas 9x8 meter termasuk MCK 3x2 meter dan tempat wudhu 3x2 meter serta rehab 5 unit RTLH.


"Agar dalam pelaksanaannya nanti seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan dengan maksimal, terlebih dahulu dilaksanakan Pra TMMD mulai tanggal 24 Agustus 2020 sampai 13 September 2020," terang Dandim.


Sedangkan sasaran Non Fisik berupa penyuluhan terdiri dari materi wawasan kebangsaan (Kodim 1607/Sumbawa), Kamtibmas (Polres Sumbawa), hukum (Kejaksaan Negeri Sumbawa), Pertanian (Dinas Pertanian Sumbawa), Pelayanan KB (BKBPP Sumbawa), Kesehatan (Dinas Kesehatan Sumbawa), Lingkungan Hidup (Dinas Lingkungan Hidup Sumbawa), Kehutanan (Dinas Kehutanan Sumbawa), Narkoba (Kasat Narkoba) dan materi Peternakan (Dinas Peternakan Sumbawa).

Lebih lanjut Letkol Rudi Kurniawan menjelaskan, alasan pemilihan sasaran fisik TMMD pembuatan jalan usaha tani adalah untuk mempermudah masyarakat dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pertanian sekaligus memperpendek jarak tempuh 1 km dan menghemat waktu lebih kurang 20 menit dari desa Jotang ke desa Empang, pembuatan saluran irigasi untuk pengairan agar masyarakat setempat dapat meningkatkan hasil produksi pertanian, fasilitas musholla sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam melaksanakan ibadah dan TPQ untuk anak-anak, dan bedah 5 unit RTLH milik masyarakat kurang mampu agar pemilik rumah dapat tinggal dengan layak, aman dan nyaman. 

Setelah mendengar paparan Dandim 1607/Sumbawa, selanjutnya Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., menyampaikan, tujuan dari TMMD adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam percepatan proses pembangunan khususnya di wilayah-wilayah tertinggal, terisolir dan terpencil, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh.

“Sebagai program terpadu lintas sektoral, kekuatan utama TMMD terletak pada sinergitas antar lembaga dan koordinasi yang erat antar unsur pelaksana di semua tataran,” jelas Danrem.

Oleh sebab itu, sambungnya, kita harus menjalin dengan baik sinergitas dan komitmen yang kuat dengan seluruh stakeholder di wilayah, semuanya harus menyatukan visi, misi dan persepsi agar kegiatan TMMD yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan mencapai target sesuai rencana, sehingga tujuan kita untuk mempercepat pembangunan daerah pedesaan dikawasan tertinggal dan terisolir melalui TMMD dapat terwujud.

Dihadapkan dengan situasi Covid-19 dalam adaptasi kebiasaan baru, Danrem menekankan agar dalam pelaksanaan TMMD harus sesuai dengan perotokol kesehatan pencegahan Covid-19, termasuk kesiapan alat dan perlengkapan yang dibutuhkan sebagai upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Setiap kegiatan ataupun berkomunikasi harus selalu menggunakan masker serta rajin mencuci tangan,” pungkasnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kasrem 162/WB, para Kasi Korem 162/WB, para Pasi Korem 162/WB, Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 162/WB, Danyonif 742/SWY, Kapenrem 162/WB.**Fadli Batubara
Share:

Implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Danrem 162/WB Pimpin Apel Patroli Gabungan Berskala Besar



Mataram - TNI-Polri bersama Satpol PP dan Dishub menggelar apel gabungan dipimpin Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.sos. SH. M.Han, dalam rangka patroli gabungan pendisiplinan masyarakat guna memutus rantai penyebaran Covid-19, bertempat di Lapangan Apel Polres Kota Mataram, Jalan Langko Kota Mataram, Sabtu (29/8/2020) pukul 21.10 Wita.


Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB dalam arahannya menyampaikan, malam hari ini akan dilaksanakan patroli gabungan sebagai implementasi dari Inpres nomor 6 tahun 2020 untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Mataram, maka diharapkan kepada seluruh personel yang terlibat harus betul-betul aktif dan melaksanakan tugas ini dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab.


"Namun tetap jaga faktor keamanan selama kegiatan berlangsung, tetap gunakan masker dan patuhi protokol kesehatan agar kita semua tidak terpapar Covid-19," sambungnya.

Brigjen TNI Rizal Ramdhani menekankan kepada seluruh personel agar tidak ragu-ragu untuk menegur dan mengingatkan masyarakat yang tidak menggunakan masker atau tidak sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19, namun dilakukan dengan cara-cara yang humanis dan sopan santun sehingga dapat diterima dengan baik.

"Hindari kontak fisik, gunakan kata-kata dan bahasa yang mudah dipahami atau dimengerti oleh masyarakat," imbaunya. 

Alumni Akmil 1993 itu juga memberikan apresiasi mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada TNI-Polri khususnya di wilayah kota Mataram atas keberhasilannya menangani Covid-19, sehingga kota Mataram yang semula zona merah sudah berubah menjadi zona kuning.

"Itu semua berkat kerja keras kita semua, semoga kedepan kota Mataram bisa berubah menjadi zona hijau, sehingga aktifitas masyarakat kembali normal seperti biasanya," harapnya.

Khusus kepada personel TNI-Polri, Pria kelahiran Jakarta itu berpesan, sinergitas TNI-Polri di NTB agar dijaga sehingga tetap solid dan kompak dalam melaksanakan tugas di lapangan, tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memperkeruh situasi serta tetap menjalin komunikasi yang baik dan bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif guna mendukung pemerintah daerah melaksanakan pembagunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di NTB.

"TNI-Polri adalah saudara kandung, bahkan saudara kembar yang lahir hampir bersamaan dari ibu kandung yang sama," pungkasnya.

Usai apel kesiapan, selanjutnya Danrem 162/WB memimpin pelaksanaan patroli bergerak dari Polresta Mataram menuju Lapangan Malomba Mataram,  pantai Ampenan dan Jalan Raya Bypass Tembolak, selanjutnya kembali ke Mapolresta Mataram.

Di sepanjang route yang dilalui dan beberapa tempat yang didatangi, tim patroli memberikan imbauan baik kepada para pengunjung, pedagang maupun pengendara kendaraan bermotor agar selalu menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Hadir mengikuti kegiatan tersebut Kasiops Kasrem 162/WB, Dir Lantas Polda NTB, Kapolresta Mataram, Pasi Bhakti Korem 162/WB, Pasipers Kodim 1606/Lobar, Kabag Ops Polresta Mataram dan para PJU Polresta Mataram.

Kegiatan Patroli bersama juga dilakukan di seluruh jajaran TNI - Polri di NTB baik yang ada di Pulau lombok maupun pulau sumbawa, agar NTB dapat segera bebas dari penyebaran pandemi covid -19, dan kondusifitas wilayah tetap terus terjaga.**Fadli Batubara
Share:

Bapak Menko PMK Puas Dan Apresiasi Pembangunan RTG Di NTB Sehingga Mepercepat Pemulihan Dampak Gempa Masyarakat NTB, Di Tandai Dengan Penyerahan Kunci 65,000 Unit RTG Kepada Perwakilan Masyarakat




Lombok Tengah - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, melaksanakan Penyerahan Kunci Rumah Tahan Gempa (RTG) sebanyak 65.000 Unit dan sosialisasi penggunaan masker di Dusun Montong Dao Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (28/8/2020).


Tiba di Dusun Montong Dao, Menko PMK beserta rombongan disambut oleh Forkopimda Provinsi NTB dengan tarian Gendang Beleq dan pengalungan kain tenun khas sasak, selanjutnya menerima paparan singkat perkembangan Pembangunan RTG Provinsi NTB serta Progres Pembangunan RTG Provinsi NTB dari Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.sos. SH. M. Han, dan penyerahan kunci RTG secara simbolis kepada perwakilan masyarakat.


Dalam paparannya Danrem 162/WB menjelaskan, bahwa sampai saat ini dari total target Irtama (Inspektorat Utama) BNPB RI sebanyak 226.204 unit RTG, sudah dilakukan pembangunan sebanyak 214.477 unit. Dengan rincian rumah jadi sebanyak 202,831unit yang terdiri dari Rusak Berat 67.987 unit, Rusak Sedang 30.787 unit dan Rusak Ringan 104.057 unit.

Sedangkan dalam proses perbaikan dan pembangunan sebanyak 10.909 unit dengan rincian Rusak Berat 6.720 unit, Rusak Sedang 1.655 unit dan Rusak Ringan 2.534 unit.

Pada kesempatan itu, Bupati Lombok Tengah, H. M. Suhaili Fadhil Thohir, S.H, dalam sambutannya menyampaikan, kehadiran Bapak Menko PMK hari ini untuk memberikan arahan, tuntunan dan mengajak kita semua untuk ikut berpartisipasi secara maksimal memutus mata rantai penularan covid-19 di Nusa Tenggara Barat. 

“Kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga Bapak menteri tetap berada di bawah naungan dan ridho Allah SWT,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E, M.Sc, dalam sambutan singkatnya menyampaikan, kita punya menteri yang luar biasa dan mudah-mudahan akan mendatangkan banyak kebaikan untuk Nusa Tenggara Barat, sebelumnya beliau pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, pengalaman yang paling berkesan dimana beliau pernah mengatakan agar memperhatikan nasib guru dan ketidak merataan sarana dan prasarana pendidikan.

“Untuk itu kami sampaikan rasa hormat dan bangga kami, serta berharap semoga di waktu-waktu yang akan datang akan lebih banyak lagi waktu untuk berbagi pengalaman hidup untuk masyarakat NTB,” harap Bang Zul. 

Sedangkan Menteri Koordinator PMK, Bapak Muhadjir Effendy dalam sambutannya menyampaikan, seperti yang dikatakan oleh Gubernur NTB bahwa sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dimana selama gempa pernah satu kali ke Lombok Nusa Tenggara Barat termasuk ke Sumbawa Barat dan sekolah-sekolah saat itu berada dalam penanganan yang tepat sehingga bisa segera dilaksanakan kegiatan belajar mengajar. 

Pada kesempatan itu Menteri PMK menyampaikan salam hormat dari Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, jadi saya mewakili beliau untuk menyerahkan kunci RTG kepada masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan rehabilitasi rumah tinggal yang sudah selesai.

Terkait hal tersebut, Menko PMK menyampaikan, berdasarkan laporan dari Danrem 162/WB bahwa sebanyak 65.000 unit RTG sudah selesai dibangun, semoga bermanfaat bagi masyarakat dan segera dihuni serta dirawat, sementara RTG yang belum rampung agar masyarakat bersabar mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera diselesaikan sebagai wujud tanggung jawab dari pemerintah baik pusat maupun daerah, TNI-Polri serta stakeholder terkait lainnya. 

Lebih lanjut Menko PMK menerangkan, saat ini kita sedang mendapatkan ujian baik wabah covid-19 maupun gempa bumi yang merupakan ujian untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, selanjutnya di masa pandemi covid-19 ini kita harus selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan untuk mencegah dan menanganinya. 

“Yang paling penting dari empat hal itu adalah memakai masker, karena berdasarkan penelitian WHO orang pakai masker yang benar dan baik menutup sampai hidung insya Allah 65 % itu akan terlindungi dari Covid-19,” pungkasnya.

Dalam adaptasi kehidupan kebiasaan baru saat ini kita harus berani keluar rumah dengan mempedomani protokol kesehatan mulai dengan pakai masker dengan benar, cuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, karena tidak mungkin kita berada di dalam rumah terus menerus. “Apalagi anak-anak melaksanakan belajar di rumah,  lama-lama suntuk termasuk siswa-siswi anak-anak kita, yang penting jangan lupa kondisi sekarang kita harus sehat, mari dijaga bersama kalau ada yang sakit diobati,” terangnya. 

Menko PMK berpesan, selama keluar rumah agar kita selalu menggunakan masker tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain dan kita harus saling mengingatkan satu sama lain kalau ada yang tidak pakai masker mohon diingatkan, seperti yang disampaikan oleh bapak presiden karena masker tadi diserahkan secara simbolis kepada Ibu Ketua Dharma Pertiwi Daerah J NTB dan Ibu Ketua Bhayangkari Polda NTB sebagai simbol bahwa ibu-ibu harus menjadi yang terdepan menggelorakan gerakan disiplin memakai masker untuk memutus mata rantai Covid-19. 

Pada kesempatan itu juga, Menko PMK mengapresiasi langkah Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah membuat Perda penanggulangan penyakit menular sangat bagus, Rumah Sakit Covid-19 juga sudah ada, bahkan alat rapid test di buat di NTB. “Ini sungguh luar biasa,” ujar Menko PMK.

Selain melihat secara langsung progres pembangunan rumah tahan gempa dan progres pembangunan sirkuit MotoGP, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, juga membagikan dua juta masker kepada masyarakat NTB.

Hadir pada kegiatan tersebut Deputi 1 Kemenko PMK Mayjen TNI (Purn) Dody Usodo Hargo S., S.I.P. M.M, Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal S.I.K. M.H, Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Suratun, S.H, Karoops Polda NTB Kombes Pol Drs. Dewa Putu Maningka Jaya, Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, S.E. M.I.Pol, Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho, Kepala PN Loteng, Kalak BPBD Provinsi NTB H. Ahsanul Khalik, PLT kalak BPBD Kab. Loteng serta tamu undangan Lain. **Fadli Batubara
Share:

Berkunjung Ke Korem 162/WB, Tim Kemenkopolhukam Apresiasi Upaya Penanganan Covid-19 Di Wilayah NTB


Mataram - Tim Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) RI yang dipimpin Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Edy Djatmiko melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Korem 162/WB dalam rangka koordinasi dan pemantauan peran pemerintah serta TNI-Polri dan seluruh Stakeholder lainnya dalam penanganan Covid-19 di wilayah Korem 162/WB.


Kedatangan Tim Kemenkopolhukam di Makorem 162/WB disambut langsung oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, didampingi oleh Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Suratun, S.H, Kasiintel Kasrem 162/WB Letkol Inf Setiya Asmara, S.I.P, dan Kasiter Kasrem 162/WB Letkol Inf Budi Rahmawan, selanjutnya menerima paparan dari Danrem 162/WB terkait upaya penanganan Covid-19 di wilayah Korem 162/WB sebagai implementasi dari Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang penanganan Covid-19, bertempat di Ruang Rapat Korem 162/WB Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Kamis (27/8/2020).


Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB mengucapkan selamat datang kepada Tim Kemenkopolhukam, selanjutnya memaparkan situasi terkini perkembangan covid-19 di wilayah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berdasarkan update terakhir data Covid-19 NTB tanggal 26 Agustus 2020 di corona.ntbprov.go.id
sebanyak 2.661 kasus dengan rincian 562 pasien dalam perawatan, 1.944 pasien sembuh dan 155 pasien meninggal dunia, serta kendala yang dihadapi terkait masih banyaknya masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dan upaya yang dilakukan dalam penanganan Covid-19 di NTB.

Dikatakannya, semua upaya melalui kegiatan preventif telah dilakukan mulai sosialisasi protokol kesehatan, gerakan hidup bersih dan sehat, gerakan maskerisasi, mengelar Pam pintu masuk/keluar wilayah, bagi PMI yang masuk melalui jalur laut maupun udara wajib menunjukan hasil swab, mendorong Pemda melalui gugus tugas dalam penyiapan Sarpras kesehatan, membentuk Pospam terpadu sampai dengan monitoring dan evaluasi kegiatan termasuk menggelar apel evaluasi Tiga Pilar.

"Dari kegiatan yang telah dilaksanakan menunjukkan hasil yang cukup positif dengan adanya daerah yang sebelumnya zona merah berubah kuning, apabila ada daerah yang hasilnya bagus akan kami berikan reward," terang Danrem.

Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani menyampaikan, secara umum penanganan Covid-19 di wilayah NTB berjalan baik, aman dan kondusif, angka penularan berangsur mulai menurun karena berbagai upaya yang telah melakukan secara bersama-sama dengan seluruh stakeholder ataupun instansi terkait serta semua komponen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19. 

"Kunci utama dalam penagananan Covid-19 di NTB adalah sinergitas yang terjalin cukup erat antar stakeholder di wilayah NTB," ungkapnya.

Sedangkan untuk memulihkan perekonomian masyarakat, Danrem mengatakan, pihaknya telah mendorong Pemprov untuk lebih memberdayakan UMKM asli hasil produk NTB, kemudian Kasiter Kasrem 162/WB akan melakukan pendampingan terhadap sektor pertanian dan Danrem mendapatkan perintah langsung dari Kementan RI untuk mengawal secara langsung penyaluran bantuan dana dan sapi dari Kementerian Pertanian RI untuk NTB.

Sementara Sekretaris Deputi Bidkorhanneg Kemenkopolhukam Edy Djatmiko dalam menyampaikan ucapan terima kasih kepada Danrem 162/WB yang telah mempresentasikan perkembangan Covid-19 serta upaya penanganan yang telah dilakukan bersama-sama dengan seluruh Instansi dan Stakeholder terkait di wilayah NTB, menurutnya sudah sangat baik.

"Dengan keikhlasan yang telah dilaksanakan oleh Danrem, Danlanal dan pejabat instansi lainnya, semoga kedepan lebih sukses dalam karir, apa yang Danrem presentasikan akan kami bawa sebagai hasil laporan tim kami," tuturnya.**Fadli Batubara
Share:

Korem 162/WB Menggelar Olahraga Bersama Dikolaborasi Dengan Edukasi Protokol Covid-19 Dan Bantuan Paket Sembako



Mataram - Korem 162/WB menggelar kegiatan olahraga gowes dan futsal bersama untuk menjaga kesehatan, kebugaran, serta imunitas tubuh di masa pandemi covid-19 dirangkai dengan pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan di tempat-tempat keramaian dan Bakti Sosial (Baksos) pemberian bantuan paket sembako kepada petugas kebersihan kota Mataram, Rabu (26/8/2020).


Kegiatan yang diawali dengan gowes sejauh 35 km tersebut diikuti oleh Danrem 162/WB, ketua KONI Prov NTB, ketua PWI NTB, Dandim 1606/Lobar, para Kasi Korem 162/WB, para goweser Mataram, para awak media se-Kota Mataram, PJR, serta manager club sepakbola se-kota Mataram.


Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutannya mengatakan, pagi ini melaksanakan kegiatan olahraga bersama yang dikombinasikan, mulai dari kegiatan bersepeda, melaksanakan pendisiplinan masyarakat di tempat keramaian, melaksanakan Baksos berupa pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan, dan setiba di finish melaksanakan futsal di Lapangan Gatot Subroto Makorem 162/WB.

"Tadi kita bersama-sama telah melaksanakan pendisiplinan masyarakat di pasar Gunungsari terkait dengan protokol covid-19, dan Baksos berupa pemberian paket sembako kepada para pahlawan dinas kebersihan kota Mataram di pantai Ampenan," ungkapnya.

Dilanjutkan orang nomor satu dijajaran Korem 162/WB, sengaja menggelar acara olahraga untuk menumbuhkan budaya hidup sehat salah satunya dengan rajin berolahraga, agar imunitas tumbuh selalu terjaga dimana kita saat ini masih ditengah Pandemi Covid -19 sebagai upaya pencegahan, Jelasnya.

Selanjutnya Danrem menyampaikan, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi dengan insan pers, para goweser dan club sepakbola untuk memelihara guna meningkatkan suasana keakraban dan kebersamaan walaupun kita masih dalam situasi pandemi Covid-19, dimana semenjak pandemi Covid-19 kegiatan berkumpul dalam jumlah banyak orang dikurangi sesuai SOP protokol covid-19, sehingga dalam fase adaptasi kehidupan kebiasaan baru kita tetap dapat melaksanakan kegiatan secara terbatas dengan berpedoman pada SOP protokol Covid-19.

Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani menyampaikan, pada kesempatan kali ini Korem 162/WB juga akan berbagi sembako kepada para wartawan yang hadir mengikuti kegiatan olah raga bersama, namun jangan dilihat dari jumlahnya tetapi lebih kepada kebersamaan di tengah pandemi covid-19, dimana perekonomian masyarakat termasuk dalam hal ini rekan-rekan Wartawan juga terdampak akibat pendemi ini, terangnya. 

Pada kesempatan itu juga, Danrem mengucapkan terimakasih kepada para awak media yang selama ini telah banyak membantu mensosialisasikan protokol covid-19 lewat media dan semoga dapat membantu meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan protokol covid-19. "Untuk itu mari kita kampanyekan berita-berita baik kepada masyarakat kita terkait dengan protokol covid-19," ajaknya.

Selain itu, Danrem juga menyampaikan permohonan maaf kepada club sepakbola khususnya di NTB karena untuk sementara waktu penyelenggaraan kegiatan turnamen atau pertandingan sepakbola di NTB belum diijinkan untuk mencegah munculnya kluster baru sepakbola yang dapat menjadi masalah baru Covid-19 di NTB.

"Saya yakin pasti teman-teman club sepakbola sudah pingin turnamen, cuma karena situasi Covid-19 jadi belum bisa," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Birigjen TNI Rizal Ramdhani mengucapkan terimakasih atas kerjasama semua pihak selama ini, karena untuk penerapan protokol covid-19 tidak bisa hanya TNI-Polri yang bekerja tanpa keikutsertaan dan peran aktif seluruh stakeholder yang ada di NTB, karena diharapkan kesadaran itu timbul dan tumbuh serta dilaksanakan oleh masing-masing perorangan masyarakat NTB, harapannya  seluruh NTB akan menjadi zona hijau dan bebas dari Covid-19.

"Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, NTB bangkit bebas covid," tutupnya.

Sebelumnya di sela-sela kegiatan, perwakilan manager tim sepakbola Danrem Cup se-Pulau Lombok menyerahkan cinderamata kepada Danrem 162/WB.**Fadli Batubara
Share:

Hadiri Rakor Anev Kampung Sehat, Danrem 162/WB : TNI -Polri Akan Terus Membantu Dan Mendukung Setiap Program Untuk Kepentingan Masyarakat.



Mataram - Danrem 162/WB menghadiri Rapat Koordinasi Analisis dan Evaluasi Program Lomba Kampung Sehat yang di ikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Barat melalui Video Conference di Tenda Putih Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Selasa (25/8/2020).



Dalam arahannya, Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K. M.H., mengapresiasi banyaknya program inovasi yang di lakukan oleh seluruh kabupaten maupun kota dalam rangka mendukung lancarnya Program Kampung Sehat.

"Silakan berkreasi dan berinovasi sesuai dengan standar protokol kesehatan dan standar lain yang diterapkan," ujar Kapolda.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh FKPD yang telah mendukung secara total program kampung sehat ini. 

"Kita harap usaha kita selama ini akan berbuah manis kedepannya untuk Bangsa dan Negara, Khususnya di Provinsi NTB ini," harapnya.

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., menyampaikan, seluruh Forkopimda jajaran Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat (NTB) kami anggap sebagai ujung tombak atau pasukan pemukul, karena berhasil tidaknya penanggulangan Covid-19 di NTB tergantung dari Forkopimda yang ada di masing-masing Kabupaten dan Kota. 

"Kalau Forkopimdanya kompak, guyub dan semangat, insyaa Allah semua masalah dapat diselesaikan dengan baik," ujarnya.

Danrem mengungkapkan, dengan adanya program kampung sehat ini sudah banyak perubahan yang dibuktikan dengan berubahnya status Kota Mataram dari zona merah menjadi kuning, sehingga diharapkan daerah-daerah lain yang tadinya kuning bisa berubah menjadi hijau.

"Ini tuntutan dan ini tugas dari para Dandim, Kapolres dibantu oleh Bupati maupun walikota serta perangkatnya," tegasnya.


Danrem juga mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada para kepala daerah terhadap terobosan-terobosan yang telah dilakukan, termasuk para Dandim, Kapolres serta Babinsa, Babinkamtibmas dan Kades/Lurah selaku petugas langsung di lapangan dalam upaya menekan dan mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami TNI-Polri akan membantu dan terus mendukung program yang mengedepankan kepentingan masyarakat, jangan kendor terus semangat berbuat dengan tulus dan ikhlas untuk NKRI harga mati, insyaa Allah usaha kita akan dibalas oleh Allah SWT," serunya seraya memberi semangat.

Dalam kegiatan ini, dihadiri Wakapolda NTB, para PJU Polda NTB, para Dandim jajaran Korem 162/WB, para Kapolres jajaran Polda NTB, para Bupati/walikota serta wakil Bupati/walikota se-NTB.**Fadli Batubara
Share:

*Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 1608/Bima, Peduli Sesama*



Bima, - Pramuka saka wira kartika Kodim 1608/Bima aktif melakukan berbagai kegiatan dalam melakukan pembinaan organisasi dalam mengembangkan kreatifitas, inisiatif serta kepedulian anggotanya termasuk dalam bentuk bakti sosial kemasyarakatan.


Hal tersebut disampaikan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kemal di Kota Bima, Nusa Tenggara ,Minggu (23/8/2020).


Diungkapkan Dandim, Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 1608/Bima, selalu turun dalam kegiatan bakti sosial kemasyarakatan  seperti yang dilakukan kali ini, memberikan bantuan sembako kepada warga masyarakat Desa ntoggu Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, yang beberapa waktu lalu dilanda musibah kebakaran yang berdampak pada kerugian harta benda termasuk rumah tempat tinggal tersisa  puing puing akibat musibah tersebut, tuturnya.

Semoga dengan adanya sedikit bantuan sembako yang Pramuka Saka Wira Kartika salurkan dapat membantu meringankan beban Saudara Saudara kita yang terdampak musibah dan sudah seharusnya sebagai sesama kita harus dapat saling  tolong menolong, Pungkas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim  menyampaikan apresiasi kepada pembina, pengurus serta anggota pramuka saka wira kartika Kodim 1608/Bima, yang selama ini aktif melakukan berbagai kegiatan positif  sebagai organisasi pelajar yang dilandasi semangat jiwa muda, kedepan harus dapat ditingkatkan serta terus mengembangkan diri serta organisasi berkarya dengan bekal pengetahuan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat, dan bangsa Indonesia,  “ jelasnya.

Selain itu Dandim  berharap, hendaknya kegiatan positif seperti ini dapat ditularkan lebih luas lagi ditengah masyarakat kita  demikian akan terus terjaga tumbuh dan berkembang rasa empaty, kebersamaan, saling membantu, saling tolong menolong diantara sesama warga masyarakat hal ini sebagai satu kekuatan yang tak ternilai, karena didalam kebersamaan inyaAllah persoalan yang sosial yang ada dapat lebih mudah mencari solusinya, ujarnya.

“Marilah kita senantiasa berdoa agar  kita selalu diberi kekuatan kesehatan oleh Allah SWT, dalam menghadapi setiap ujian cobaan, semoga kita dijauhkan dari segala bentuk musibah, bala bencana,” Ajaknya. **Fadli Batubara
Share:

Gelar Silaturrahmi Dan Baksos di Gili Trawangan, Ini Yang Disampaikan Danrem 162/WB



Lombok Utara - Korem 162/WB menggelar bakti sosial pembagian paket sembako yang dirangkai dengan silaturahim dan ramah tamah bersama Forkompinda Kabupaten Lombok Utara (KLU), Tokoh Masyarakat, dan Pengusaha Wisata di wilayah Gili Trawangan, bertempat di Dusun Gili Trawangan Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Jumat (21/8/2020).


Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara Bapak Vidi Eka Kusuma, S.IP. M.Si., mewakili Bupati KLU dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Danrem 162/WB dan rombongan di Gili Trawangan, serta permohonan maaf dari Bupati KLU karena berhalangan hadir mengikuti kegiatan tersebut.


"Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memulihkan kembali situasi Gili Trawangan seperti biasa di masa pandemi covid-19," harapnya.

Sementara Perwakilan Pengusaha Gili Trawangan Bapak Safril menyampaikan ucapan terimakasih atas acara yang telah memilih lokasi setempat dalam pelaksananaannya.

"Acara ini merupakan support dan dukungan kepada kami selaku pengusaha gili untuk memajukan kembali Gili Trawangan ini," pungkasnya.

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutannya menyampaikan, kehadirannya di Gili Trawangan dalam situasi pandemi Covid-19 ini adalah untuk memberikan tali asih sekaligus bersilaturrahmi dengan warga masyarakat setempat.

"Semoga dengan adanya sedikit bantuan paket sembako ini bisa bermanfaat buat bapak dan ibu," ucapnya.

Danrem menjelaskan, Gili Terawangan adalah daerah wisata tentunya para tamu mengharapkan kenyamanan dan keamanan, maka kita harus menjamin keamanan dan kenyamanannya salah satunya dengan melaksanakan protokol covid-19 sehingga masyarakat luas baik nasional maupun internasional tahu bahwa di Gili Trawangan merupakan tempat yang aman didatangi untuk berwisata karena melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

"Namun jika tidak maka wisatawan akan menganggap tempat ini tidak aman," pungkasnya.

Terkait hal itu, orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB ini menghimbau kepada seluruh pihak baik pelaku usaha, pelaku bisnis dan seluruh masyarakat di Gili Trawangan dari rumah sampai ke tempat kerja masing-masing agar selalu melaksanakan protokol covid-19 mulai dari menjaga jarak, memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun serta menjaga pola hidup sehat untuk kesehatan dan keselamatan bersama.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan dan ramah tamah, masih dalam suasana menyambut Hut Proklamasi Ke 75 RI serta menyambut Tahun Baru 1442 Hijriyah 

Sebelumnya, usai melaksanakan ibadah sholat Jumat, Danrem 162/WB juga memberikan sosialisasi protokol covid-19 kepada masyarakat jamaah sholat Jumat di Masjid Agung Baiturrahman Gili Trawangan.

Hadir pada kegiatan tersebut Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, Para Kasi Korem 162/WB, Para Dandim sePulau Lombok, Kapolres KLU AKBP Ferry Jaya Satriansah, SH., Para Pasi Kodim 1606/Lobar, Danramil Tanjung, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 serta Tokoh masyarakat dan Pengusaha Wisata Dsn. Gili Trawangan.**Fadli Batubara
Share:

Kapten Rem 162/WB : Petugas Medis RSAD Wira Bhakti Mataram Menangani Pasien Sesuai Prosedur



Beredarnya berita di beberapa media terkait kronologis Meninggalnya bayi dari Pasien A.n I Gusti Ayu Arianti Umur 23 Tahun warga Lingkungan Pajang, Kelurahan Pejanggik Kota Mataram di Rumah Sakit Permata Hati, Pada Selasa 18/8/2020.


Sehubungan dengan hal tersebut, karena sebelumnya pasien sempat ke RSAD Wira Bhakti Mataram. Muncul dibeberapa media bahwa terkesan Tim medis kurang cepat merespon, Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan mengklarifikasi hal tersebut di Mataram, Jumat ( 21/08/2020).

Menurut dahlan dari hasil keterangan tim medis RSAD Wira Bhakti mataram yang bertemu langsung dengan pasien. Bahwa pada hari Selasa tanggal 18 Agustus 2020 di RSAD Wira Bhakti Jln  Hos Cokro Aminoto Kota Mataram telah datang Pasien A.n I Gusti Ayu Arianti (23th) yang diterima petugas Medis RSAD Wira Bhakti Mataram yang bertugas saat itu. 

Dijelaskan Dahlan Pukul 07.30 WITA Pasien A.n I Gusti Ayu Arianti Umur 23 Tahun, warga Lingkungan Pajang tiba di  UGD RSAD Wira Bhakti dg didampingi suaminya dg kondisi baik, kemudian diterima oleh petugas medis RSAD Wira Bhakti Mataram yang bertugas saat  itu, kemudian menanyakan keluhan pada pasien.

Pasien An. I Gusti Ayu Arianti menyampaikan bahwa dirinya mengalami keluar air dari jalan lahir pada dini hari (Subuh). Namun saat itu (saat ditanya di RSAD) pasien mengatakan sudah tidak mengeluarkan air lagi dr jalan lahir dan perut tidak merasa mules maupun sakit, sehingga memberi kesan pasien kondisi sangat baik, karena dpt berkomunikasi dg baik tanpa ada yg di keluhkan lagi. 
Lalu Petugas menanyakan kepada pasien terkait dokter tempat biasa kontrol/konsul untuk pemeriksaan kandungan selama hamil (USG), pasien menjawab bahwa dokter yg selama ini menangani adalah dr. Gede Hendrawan Sp.OG. Rencana ibu akan kontrol nanti sore (pada hari itu juga).

Petugas medis menyampaikan bahwa  dr.Gede Hendrawan Sp.OG tidak praktek di RSAD jika ingin  di tangani oleh dr.  Gede Hendrawan, Sp.OG, maka disarankan ke poli kandungan RSUD kota Mataram.

Selain itu Petugas medis juga menanyakan apakah Sdri. I Gusti Arianti sudah melaksanakan Rapid tes., pasien menjawab belum pernah melakukan repid test, dan pasien menanyakan apakah boleh repid test di klinik laboratarium dan petugas medis menjawab, sebaiknya di puskesmas, kalau di puskesmas di samping gratis juga mempermudah proses rujukan.

Setelah menerima penjelasan Petugas medis,akhirnya pasien dan suaminya pamit sekitar Pukul 07.35 WITA dari RSAD. Sebelum meninggalkan RSAD, pasien sempat bertanya kembali , apakah ke poli kandungan atau puskemas terlebih dahulu. petugas medis menjawab sebaiknya pasien  ke Poli kandungan RSUD Kota Mataram. 

Berdasarkan uraian diatas, Kami perlu meluruskan agar masyarakat mengetahui kronologisnya, ungkap  Dahlan.**Fadli Batubara 
Share:

Danrem 162/WB Bersama Gubernur Dan Kapolda Pimpin Apel Gelar Tiga Pilar Guna Implementasi Inpres No 6 Tahun 2020




Mataram -   Bertempat di Lapangan Gajah Mada Polda NTB Jalan langko no 77 kecamatan Ampenan Kota Mataram Prov NTB,  telah berlangsung kegiatan Apel gabungan tiga pilar  guna implementasi instruksi Presiden Republik Indonesia No 6 tahun 2020 dalam rangka Peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian corona virus desease 2019, secara umum di indonesia lebih khusus di wilayah Prov NTB 


Hal tersebut disampaikan Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan dalam rilis Jumat (21/08/2020).

Selain itu Kapenrem menyampaikan pada kegiatan tersebut bertindak selaku pimpinan Apel Gubernur Prov NTB Dr H. Zukieflimasyah, SE. M.Sc, Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K M.H., Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, kegiatan yang sama juga dilaksanakan di seluruh wilayah NTB, ungkap dahlan.


Saat Apel gelar berlangsung dalam arahan Gubernur Prov NTB menyampaikan kita dalam situasi tidak biasa dimana kita masih dalam suasana menghadapi musuh  Covid-19 yang tidak kelihatan, bukan persoalan ketahan fisik tapi lebih kepada persoalan kesabaran dan kedisiplinan agar kita dapat mencegah, putus mata rantai covid-19 serta upaya percepatan penanganannya dapat lebih cepat, ungkapnya

Gubernur menerangkan, covid-19 tidak lagi menyasar rakyat kecil, petani, nelayan, pedagang, tetapi sekarang justru menyapa menyasar mereka yang berpendidikan dan bekerja di kantor-kantor karena orang di kantor sering berkomunikasi, sering berbicara tapi tidak disiplin memakai masker yang akibatnya kluster perkantoran tidak bisa dihindarkan. 

Oleh karena itu, Gubernur NTB mengucapkan penuh Terimakasih memberikan apresiasi kepada seluruh pihak mulai tingkat provinsi, kabupaten  dan kota sampai ke desa-desa yang melakukan tugas luar biasa berat dan tidak jemu-jemu melakukan hal yang tidak biasa.

Sementara Kapolda NTB menyampaikan, pandemi corona virus desease 2019 (Covid-19) ini mengglobal seluruh dunia, dan selaku Kapolda dirinya mengajak untuk tidak henti-hentinya mengajak seluruh masyarakat agar disilpin terhadap protokol kesehatan.

“Banyak kita lihat zona merah sudah berubah menjadi zona hijau, ini menandakan usaha dan perjuangan kita tidak sia-sia, TNI-Polri mendorong untuk mencegah penyebaran covid-19,” ungkapnya.

Sedangkan Danrem 162/WB menyampaikan, hari ini dirinya bersama dengan Kapolda dan Gubernur NTB melaksanakan apel implementasi instruksi Presiden nomor 6 tahun 2020, sesuai dengan instruksi Presiden, dengan demikian jajaran TNI AD maupun Korem dalam hal ini harus mendukung sepenuhnya bagaimana untuk mendisiplinkan masyarakat dengan protokol covid-19

Danrem mengatakan, Tiga Pilar (Kades/Lurah, Babinkamtibmas, Babinsa) adalah pahlawan corona, karena tiga pilar inilah yang terus menerus berjuang dari hari ke hari, setiap saat mendisiplinkan masyarakat mengikuti protokol kesehatan, sehingga zona merah bisa menjadi zona hijau. 

“Alhamdulillah untuk Mataram sekarang suasananya sudah berubah yang tadinya merah sudah menjadi orange, ini merupakan hal yang luar biasa,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Danrem memberikan apresiasi kepada para Kepala Desa/Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas khususnya di wilayah Mataram serta semua pihak yang telah bersatu padu berjuang melawan dan mencegah penyebaran covid-19, sehingga penyebaran covid-19 dapat ditekan di seluruh wilayah NTB

“Mudah-mudahan dalam satu bulan ke depan Mataram sudah menjadi hijau, itu yang kita harapkan,” ucapnya.

Disela sela apel Forkopimda memberikan piagam penghargaan kepada perwakilan tiga pilar.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil gubernur Prov. NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Ketua DPRD Prov NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH. MH., Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Suratun, S.H., Kadislog Mayor Lek Agus Trianto mewakili Danlanud ZAM, Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto, SH. M.H., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Prov NTB Ali Makki, Para Bupati se Pulau Lombok, Kabinda NTB Ir. Wahyudi Adisiswanto, M.Si., Kepala BPBD Prov NTB, Para Dir Polda NTB, Kepala Satpol PP NTB. **Fadli Batubara
Share:

Hadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19 di NTB, Ini Yang Disampaikan Danrem 162/WB




Mataram – Dalam rangka pendisiplinan masyarakat terhadap adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman covid 19, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengikuti rapat evaluasi penanganan Covid-19 Gugus Satgas percepatan penanganan penyebaran cegah dan putus matarantai covid -19 di wilayah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di ruang rapat outdoor kantor Gubernur NTB, Selasa (19/8/2020).



Pada kesempatan itu, Sekda Provinsi NTB H Lalu Gita Aryadi dalam sambutannya mengajak untuk bersama-sama memperkuat komitmen menuntaskan pandemi Covid-19 dengan pengajuan peraturan daerah dan menteri dalam negeri final secara pararel pemda akan melaksanakan draf hukum sebagai praturan gubernur dan akan di tanda tangani oleh gubernur setelah ada izin dari kementerian.


Selain itu, Sekda NTB mengapresiasi Kapolda NTB dan Danrem 162/WB yang telah melaksanakan berbagai kegiatan termasuk lomba kampung sehat serta merangkul seluruh komponen dan unsur masyarakat sebagai upaya penyatuan visi misi dalam menjaga keamanan dan penyebaran covid-19.

Sementara Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K., menyampaikan, dengan adanya Inpres Nomor 6 Tahun 2020 terkait penegakan hukum penanggulangan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, tidak salah kita mendorong hal tersebut semaksimal mungkin.

“upaya penegakan hukum adalah hal terakhir melalui Perda dan harus diterapkan agar ada efek jera,” pungkasnya.

Sedangkan Danrem 162/WB pada kesempatan itu memaparkan tentang konsep pendisiplinan dengan target operasi meliputi perubahan perilaku masyarakat, upaya pencegahan penyebaran covid-19, peningkatan angka kesembuhan pasien covid-19 dan mencegah serta mengurangi angka kematian karena covid-19, 

Bagaimana mengubah perilaku masyarakat sebagai kunci keberhasilan penanganan covid-19 yaitu diperlukan tim monitoring perubahan perilaku dimana memiliki indikator yang pertama adalah kesehatan individu mulai jaga jarak, cuci tangan, kemudian pakai masker dan daya tahan tubuh, kedua adalah kepatuhan masyarakat indikatornya yaitu penyediaan fasilitas protokol yang dibuat dan diimplementasikan sesuai dengan sosialisasi baik edukasi maupun aturan petugas penegak hukum pendisiplinan, ketiga adalah ketangguhan komunitas dimana kepatuhan individu maupun lembaga yaitu tercermin dari tugas Satgas.

Brigjen TNI Rizal Ramdhani mengatakan, Korem akan memberikan dukungan kepada Pemda dengan mengerahkan segala kekuatan untuk melakukan pengawasan dan pelaksanaan protokol kesehatan masyarakat, kemudian bersama dengan Polda NTB dan instansi terkait lainnya secara terpadu melakukan kegiatan patroli penerapan protokol kesehatan di masyarakat serta melakukan edukasi, sosialisasi secara persuasif kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pengendalian covid-19. 

“Sasaran pendisiplinan dari perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, penanggung jawab tempat-tempat fasilitas umum maupun hiburan,” sebutnya. 

Sedangkan indikator pencapaian target operasi diukur melalui 15 indikator kesehatan masyarakat menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah. 

Lebih lanjut Danrem menyampaikan pedoman yang menurutnya harus dilaksanakan antara lain pelaksanaan operasi harus berinovasi sesuai dengan kearifan lokal masyarakat NTB, pendisiplinan protokol kesehatan dimulai dari personil sendiri dan dapat memberikan contoh kepada lingkungan, keamanan personel yang melaksanakan pendisiplinan agar tetap bisa bertahan memberikan pelayanan maupun pendisiplinan masyarakat, memanfaatkan media massa dan media lainnya secara masif, memanfaatkan anggaran yang ada untuk mendukung pelaksanaan tugas, tertib administrasi, pengawasan dan pengendalian, kemudian koordinasi dengan instansi atau unsur terkait secara terus-menerus. 

Hadir mengikuti rapat tersebut Direktur RSUP Hamdi fikri, PJU Polda NTB, Kasiter Kasrem 162/WB, Kasiintel Kasrem 162/WB, Asisten 1 prov NTB Bq H Eva Nurcahya Ningsih, PLT Bakesbang Prov NTB, Kasat Pol-PP Provinsi NTB, Kadiskes Prov NTB, dan Karokesra Prov NTB.**Fadli Batubara
Share:

Dandim 1628/KSB : TNI Polri Harus Menjadi Contoh Dalam Menerapkan Protokol Kesehatan




Sumbawa Barat – Dandim 1628/ kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Letkol CZI Sunardi ST MIP mengajak seluruh anggota TNI Polri tertib menerapakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19.


Hal itu disampaikan oleh Dandim pada apel pelepasan Bakti Sosial yang dilaksanakan di Mapolres KSB, Rabu (19/8). 


Dalam kesempatan itu, Dandim 1628/KSB mengatakan, TNI Polri harus menjadi contoh baik bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai covid-19.

“selain mengingatkan masyarakat, TNI Polri juga harus memberikan contoh yaitu selalu menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan disinfektan,” katanya.

Dengan cara bersama-sama menerapkan protokol Covid-19, ia yakin, mata rantai covid-19 di KSB dapat ditangani dengan baik.

Perlu peran semua pihak, baik TNI Polri, Pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama bangkit dari situasi pandemi seperti saat ini.

Walaupun Kasus konfirmasi positif di KSB lebih sedikit dari sejumlah daerah di NTB, namun jika masyarakat tidak hati-hati dan tidak mematuhi arahan pemerintah maka keadaan akan semakin memburuk.

Ia juga telah menekankan anggotanya yang tersebar di seluruh desa agar terus melakukan pengawasan dan imbauan kepada masyarakat binaan untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan.

“Mari kita bersama-sama bangkit dari pandemic ini dengan cara tertib protokol kesehatan,” katanya.

Pada kegiatan Baksos tersebut, Dandim ikut terjun langsung bersama Kapolres KSB dan Kepala BNNK membagikan sembako kepada warga Desa lalar yang kurang mampu dan lansia.**Fadli Batubara
Share:

Dandim 1628/KSB : TNI Polri Harus Menjadi Contoh Dalam Menerapkan Protokol Kesehatan




Sumbawa Barat – Dandim 1628/ kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Letkol CZI Sunardi ST MIP mengajak seluruh anggota TNI Polri tertib menerapakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19.


Hal itu disampaikan oleh Dandim pada apel pelepasan Bakti Sosial yang dilaksanakan di Mapolres KSB, Rabu (19/8). 


Dalam kesempatan itu, Dandim 1628/KSB mengatakan, TNI Polri harus menjadi contoh baik bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai covid-19.

“selain mengingatkan masyarakat, TNI Polri juga harus memberikan contoh yaitu selalu menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan disinfektan,” katanya.

Dengan cara bersama-sama menerapkan protokol Covid-19, ia yakin, mata rantai covid-19 di KSB dapat ditangani dengan baik.

Perlu peran semua pihak, baik TNI Polri, Pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama bangkit dari situasi pandemi seperti saat ini.

Walaupun Kasus konfirmasi positif di KSB lebih sedikit dari sejumlah daerah di NTB, namun jika masyarakat tidak hati-hati dan tidak mematuhi arahan pemerintah maka keadaan akan semakin memburuk.

Ia juga telah menekankan anggotanya yang tersebar di seluruh desa agar terus melakukan pengawasan dan imbauan kepada masyarakat binaan untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan.

“Mari kita bersama-sama bangkit dari pandemic ini dengan cara tertib protokol kesehatan,” katanya.

Pada kegiatan Baksos tersebut, Dandim ikut terjun langsung bersama Kapolres KSB dan Kepala BNNK membagikan sembako kepada warga Desa lalar yang kurang mampu dan lansia.**Fadli Batubara
Share:

Peduli Kelestarian Alam Danrem 162/WB Bersama LIMO Dan ROC Tanam Terumbu Karang, Di Momentum Hut Ke 75 RI



Lombok Utara - Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem penting di wilayah pesisir yang memiliki banyak fungsi dan manfaat mulai dari lautan hingga ke daratan, serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi dalam bidang perikanan maupun wisata sehingga perlu dijaga kelestariannya.


Terkait hal itu, Dalam rangka meningkatkan ekosistem dan kelestarian terumbu karang, Danrem 162 WB bersama Club Harley Davidson dari Lombok Indonesia Max Owners (LIMO) dan Rebel Owners Community (ROC) Jakarta melaksanakan kegiatan peletakan 500 bibit terumbu karang di Pantai Kecinan Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, juga dalam menyambut Hut Ke 75 Proklamasi Kemeredekaan Republik Indonesia Selasa (18/8/2020).


Disela-sela kegiatan, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan awak media mengatakan, sesuai dengan perintah dari Presiden RI untuk menjaga kelestarian alam, hari ini melaksanakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan contoh kepada para prajurit di jajarannya maupun masyarakat NTB khususnya untuk melestarikan alam bawah laut dengan menanam terumbu-terumbu karang.


"Siapa lagi kalau bukan kita yang melestarikan alam," katanya.

Menurutnya, dengan membentuk terumbu karang di pantai-pantai yang ada di sekitar kita selain bertujuan untuk menciptakan keindahan alam bawah laut dan mendatangkan ikan-ikan yang selama ini jauh agar datang lagi kembali ke perairan dangkal, juga merupakan salah satu cara untuk mencegah pemanasan global atau isu global warning yang saat ini semakin meningkat.

"Maka untuk itu, kita wajib menekan global warming atau isu pemanasan global salah satunya adalah penghijauan baik yang ada di permukaan bumi maupun yang ada di laut," terangnya.

Oleh sebab, itu Brigjen TNI Rizal Ramdhani menghimbau Kepada seluruh masyarakat, baik Nusa Tenggara Barat maupun internasional untuk ikut melestarikan alam khususnya yang ada di laut dengan membentuk terumbu terumbu karang di pantai pantai yang ada di sekitar kita, khususnya yang ada pulau Lombok maupun di NTB.

"Kita ketahui bersama pulau Lombok adalah salah satu destinasi wilayah yang site divingnya cukup baik, maka kita melestarikan titik-titik site yang menjadikan tempat penyelaman baik oleh diver-diver nasional maupun internasional," terang alumni Akmil 1993 itu memberikan himbauan.

Selanjutnya, Pria kelahiran Jakarta itu berharap dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, dapat menggugah hati masyarakat khususnya di NTB untuk menjaga ekosistem dan kelestarian alam, baik di daratan maupun bawah laut.

"Semoga Indonesia tetap menjadi wilayah yang nyaman dengan ekosistem yang terbaik di dunia," ucap Danrem sembari menyerukan NKRI Harga Mati bersama peserta lainnya.

Senada dengan Danrem 162/WB, Kapten Motor dari Rebel Owners Community (ROC) Bapak Arsi Aryanto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menanam terumbu karang untuk menjaga kelestarian alam bawah laut khususnya di Lombok.

"Ayo kita datang, kita lestarikan alam terutama di Lombok," serunya penuh semangat dan gembira.**Fadli Batubara
Share:

Pimpinan Pesantren Tahfidzul Qur'an As Salam : "Membela Bangsa Dan Negara Kesatuan Republik Indonesian Bukan Hanya Kewajiban Tapi Juga Aqidah".



Dompu – Selang beberapa waktu setelah melaksanakan Upacara Bendera di Penatoi Bima, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menuju Dompu untuk menghadiri dan bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tanggal 17 Agustus 2020 di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an As-Salam Desa Katua Kecamatan Dompu.


Upacara Bendera yang diikuti oleh para ulama, ustad, dan ustadzah serta para santri/santriwati dari Ponpes Tahfidzul Qur'an Assalam Katua, Pondok Pesantren Utsman Bin Affan Desa O'o dan Rumah Qur'an Husnul Khotimah Desa O'o, TK juga SD IT Harapan Islam Desa O'o serta personel TNI-Polri itu berlangsung khidmat.


Pada kesempatan itu, Danrem 162/WB menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Ponpes dan panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan upacara, dirinya mengaku kebahagia dan bangga bisa hadir melaksanakan upacara di Ponpes Assalam, karena pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75 di tempat tersebut begitu meriah dan khidmat diikuti oleh para ulama, ustad dan ustadzah serta para santri dari lima Ponpes yang ada di Desa Katua dan Desa O'o.

"Ini upacara yang paling luar biasa, ini spesial buat saya dan saya bahagia sekali. spesial buat saya," ujar Danrem. 

Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani menjelaskan, pelaksanaan upacara ini bertujuan untuk menginformasikan kepada publik baik nasional maupun internasional bahwa di NTB tidak ada pesantren yang memiliki faham radikal, karena menurutnya mereka semua merah putih dan setia kepada Ibu Pertiwi.

“Mereka menyampaikan bahwa membela bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi menjadi aqidah bagi mereka," jelas Danrem.

Sedangkan Pimpinan Ponpes Assalam Ustad Mujahidul Haq, S.Pd.I., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Danrem 162/WB yang telah menyempatkan hadir dalam rangka upacara bendera memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia di Ponpes setempat.

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Dandim dan Pasiintel Kodim 1614/Dompu yang telah banyak membantu pihaknya dalam berbagai kegiatan, seperti melakukan pembersihan dan lainnya.

Dikatakannya, kecintaan (patriotisme) dan rasa kebangsaan (nasionalisme) para ustad, ustadzah serta para santri Ponpes Assalam kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak perlu diragukan. Demikian juga dengan Ponpes-Ponpes lainnya yang dikelola oleh Ustad Zainuddin, S.Pd.I dan Ustad Taqiyuddin, S.Pd.I., mereka telah mengikuti semua rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT RI, juga sangat terbuka dalam setiap melaksanakan kegiatan dan siapapun yang ingin bergabung dipersilahkan bergabung.

Oleh sebab itu, Pimpinan Ponpes Assalam ini sangat berharap jangan ada lagi versi dari pemerintah untuk mengintimidasi para ulama, dimana para ulama setiap melaksanakan ceramah atau dakwah murni untuk mengajak para kaum muda agar menjalankan segala perintah Allah SWT.

“Jangan hanya mendengar isu yang tidak pasti dari orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Demikian juga hal senada disampaikan oleh pimpinan Ponpes Usman Bin Affan Desa O'o Ustad Zainuddin, S.Pd.I. membenarkan yang disampaikan Ustad Mujahidul Haq.

Di penghujung acara, dilakukan penyerahan hadiah lomba adzan, tahfidz Al-Qur'an dan Lomba ceramah yang sebelumnya telah diselenggarakan di Ponpes setempat. 

Hadir mengikuti upacara tersebut Kasiintel Kasrem 162/WB, Dandim 1614/Dompu, Staf Ahli Bupati Dompu mewakili Bupati Dompu, Wakapolres Dompu,  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dompu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Dompu, Pimpinan Rumah Al-Qur'an Husnul khatimah Dompu, Dantim Intelrem 162/WB, Perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 1614/Dompu, Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXVIII Kodim 1614/Dompu serta para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat.**Fadli Batubara#
Share:

Gelar Upacara Bendera HUT RI Ke-75 Di Penatoi, Danrem 162/WB : Kami Bertekad Tumbuhkan Semangat Kebangsaan Di Tengah Masyarakat Penatoi




Kota Bima - Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-75 Tahun 2020 digelar di lapangan Diskominfo dan Statistik Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Senin (17/8/2020). Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., sedangkan Komandan Upacara (Danup) Ketua Karang Taruna Kelurahan Penatoi Nurul Muslimin.


Setelah seluruh rangkaian kegiatan Upacara Pengibaran Bendera selesai, dilanjutkan dengan pembacaan “Ikrar Deklarasi” kelurahan Penatoi yaitu “Kami Masyarakat kelurahan Penatoi menolak organisasi dan aktifitas yang berorientasi dengan gerakan radikalisme, terorisme dan organisasi yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945 dan Perundang-Undangan lainnya, NKRI harga mati”.


Dalam wawancaranya dengan awak media, Komandan Korem 162/WB mengatakan, pada pagi hari ini kami dari jajaran Korem 162/WB, Wakil Walikota, Kapolres, Dandim, Camat, Lurah dan keluarga dari Napiter serta perwakilan anggota DPRD Dapil Penatoi melaksanakan upacara bendera memperingati Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75 di Kelurahan Penatoi. 


“Alhamdulillah, dalam sejarah ini baru pertama kalinya di Kelurahan Penatoi dilaksanakan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, ini merupakan momentum masyarakat Penatoi untuk tingkatkan rasa cinta tanah air, nasionalisme dan rasa kebangsaan bahwa NKRI adalah harga mati, seperti disampaikan oleh tokoh masyarakat Penatoi dalam Ikrar Deklarasinya menyatakan bahwa masyarakat Penatoi akan patuh dan taat kepada segala aturan pemerintah, berdasarkan Pancasila, UUD 1945 serta aturan Perundang-undangan yang lain.

“Dalam hal ini masyarakat Penatoi juga sangat bahagia dan bangga hari ini melaksanakan upacara dibuktikan oleh Bapak Wakil Walikota selaku putra Penatoi sebagai penjuru utama dalam pelaksanaan upacara pagi hari ini,”  terangnya,

Lebih lanjut Danrem menerangkan, dipilihnya Penatoi tempat melaksanakan upacara memperingati HUT Kemerdekaan kali ini karena pihaknya bersama wakil walikota, Kapolres, Dandim serta tokoh dan seluruh masyarakat Penatoi bertekad untuk menghilangkan image yang selama ini berkembang.

“Kami akan hapus image tersebut, menjadi desa atau kelurahan yang bersih dari image radikalisme atau terorisme,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, S.H., mengatakan, sebagai putra Penatoi dirinya berharap dengan adanya momentum seperti ini disamping untuk membangkitkan jiwa nasionalisme seluruh warga kelurahan Penatoi juga menjadi aspirasi bagi seluruh generasi muda, yang menurutnya mungkin memiliki pandangan yang sedikit berbeda dengan yang lain belum mengakui NKRI secara utuh untuk menjadi pedoman hidup, namun hari ini dirinya meyakini bahwa seluruh keluarga besar Penatoi atau yang memiliki persepsi yang sama untuk sama-sama melawan pemahaman radikalisme dan terorisme.

“Insyaa Allah jika ada keluarga kami yang memiliki pemahaman itu tidak akan dikasih ruang, kami lawan dan kami tuntaskan di bumi kelurahan Penatoi ini,” ujarnya. 

Turut hadir mengikuti kegiatan upacara tersebut Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal, Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tedjo Wicaksono, Kaban Kesbangpol Kota Bima  Achmad Fathony, Ketua DPRD Kota Bima Amir Syarifudin, Camat Mpunda, Lurah Penatoi Bpk. Abidin.**Fadli Batubara
Share:

Kunjungi Kipan “A” Yonif 742/SWY, Ini Yang Dilakukan Danrem 162/WB



Bima – Dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya di wilayah Kodim 1608/Bima, didampingi Kasiintel Kasrem 162/WB Letkol Inf Setiya Asmara, S.I.P., dan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., meninjau pembangunan asrama Kompi Senapan A (Kipan A) Yonif 742/SWY, Minggu (16/8/2020).


Setelah kedatangannya disambut dengan Hormat Berjajar di Kompi setempat, selanjutnya Danrem bertatap muka untuk memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif 742/SWY dan para Babinsa jajaran Kodim 1608/Bima yang dihadiri oleh Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tedjo Wicaksono, S.I.K. para perwira dan Danramil jajaran Kodim 1608/Bima.
 
Pada kesempatan itu, Komandan Korem 162/WB dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh prajurit Kipan A Yonif 742/SWY dan para Babinsa agar selalu menjadi prajurit yang memiliki kemampuan, tangguh, memiliki dedikasi tinggi serta disiplin dan profesional dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan. 

Untuk mendukung hal tersebut, Brigjen Rizal Ramdhani menerangkan, kesehatan dan kebugaran tubuh harus terpelihara, membina fisik dengan rutin berolahraga dengan maksimal sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing, sehingga stamina selalu terjaga dan selalu siap melaksanakan panggilan tugas yang datang setiap saat.

“Keluarga prajurit harus sehat, cegah datangnya penyakit dengan olahraga teratur pagi sebelum dinas sesuai kesukaan masing-masing dan konsumsi makanan bergizi untuk menjaga imun tubuh,” pesannya.

Khusus kepada Babinsa, Danrem menekankan, para Babinsa harus mencintai tugasnya agar segala sesuatu yang menjadi tanggungjawabnya dapat dilaksanakan dengan baik dan tulus ikhlas sehingga tugas pokok TNI khususnya Angkatan Darat dalam membina masyarakat di desa dapat terwujud, lancar  dan maksimal.

“Mengingat peran Babinsa yang sangat strategis dalam menciptakan situasi yang kondusif maka harus menguasai wilayah, sabar menghadapi dan mendampingi masyarakat yang memiliki berbagai karakter,” terangnya.

Selain beberapa poin tersebut, lulusan Akmil 1993 itu juga menyampaikan pentingnya menjaga keimanan dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, serta memelihara sinergitas dan hubungan yang harmonis dengan seluruh pihak termasuk menjaga keharmonisan rumah tangga untuk mendukung pelaksanaan tugas.

“Sayangi keluargamu, istrimu dan anak-anakmu, jangan hianati mereka, karena keluarga adalah istana dan surga kita” pesannya.

Di akhir pengarahannya, Pria kelahiran jakarta itu kembali berpesan kepada seluruh prajurit yang hadir pada kegiatan tersebut agar dalam bertugas tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun, selalu menjunjung tinggi norma dan nilai adat istiadat setempat serta selalu berpedoman pada Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI.

Usai memberikan pengarahan, Danrem menyerahkan secara simbolis rompi Babinsa kepada perwakilan Babinsa dan alat olahraga kepada perwakilan personel Kompi Senapan A Yonif 742/SWY, selanjutnya melaksanakan penanaman pohon dan peninjauan asrama Kompi Senapan A Yonif 742/SWY yang saat ini masih direhab. **Fadli Batubara
Share:

Kawali TV

Blog archive

Recent Posts

BERITA