• Jalan Raya Kawali Dihotmik

    Klik Untuk Membaca Berita Selengkapnya

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Begini Cara Danrem 162/WB Mengelorakan Budaya Menaman Pohon Demi Menjaga Kelestarian Alam.



Lombok Tengah - Perubahan iklim dunia telah membawa pengaruh pada rusaknya lingkungan hidup secara masif terjadi hampir di setiap belahan dunia yang mengakibatkan terjadinya pemanasan suhu udara dan perubahan iklim secara global. Salah satu faktor penyebabnya adalah berkurangnya jumlah Pohon karena pembalakan hutan secara liar.

Agar kenaikan suhu udara dan perubahan iklim tidak terjadi, maka kita harus terus menjaga kelestarian dan menanam lebih banyak pohon, karena dengan banyaknya pohon dapat memberikan manfaat baik dalam kehidupan ini.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, Bersama PT Angkasa Pura 1 (Persero) Cabang Lombok terus mendukung dan menggelorakan budaya menanam pohon seperti yang dilakukan tim gowes Wira Bhakti bersama pegawai angksa pura di sekitar Bandara Internasional Lombok ZAM, Jumat (23/10/2020).

Danrem mengatakan, pohon mampu menekan 0,002% karbon monoksida. Pohon dengan diameter lebih dari 77 cm sangat efektif mengurangi polusi udara. Polusi udara berkurang 1,4 kg/tahun per pohon. Sementara, pohon kecil berdiameter kurang dari 8 cm dapat mengurangi polusi 0,02 kg/tahun per pohon.

"Jika pohon menyerap polusi udara melalui stomata daun. Pohon bisa mengurangi 0,45% ozon, 0,43% sulfur oksida dan 0,30% nitrogen dioksida," terang Danrem.

Selain itu, menanam tanaman pagar disekitar bandara juga dapat membantu mengurangi kebisingan. Pohon yang ditanam di spot strategis dapat membantu menekan kebisingan suara kendaraan di jalan raya atau suara pesawat di bandara. Sama halnya dengan tanaman pagar yang memiliki manfaat yang sama. Tanaman semak-semak tak bercelah dan tanpa sekat, dapat membantu mengurangi polusi suara.

"Tanaman pagar yang ideal adalah tanaman dengan tinggi 1-1,2 meter," ungkap Danrem.

Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani mengatakan, bahwa pohon berukuran besar sangat efektif mencegah terjadinya erosi, karena akar pohon tumbuh masuk ke tanah dengan sangat dalam akan menahan dengan kuat di tempatnya.

"Pohon yang efektif mengurangi erosi harus berukuran besar dan berusia cukup dewasa,  Pohon akan secara aktif untuk mencari melalui akarnya, menambah jumlah air yang diserap tanah dan menahan tanah di tempatnya," jelasnya.

Menurutnya, panas matahari yang menyengat langsung di kepala dapat menyebabkan heatstroke. Dengan demikian, penanaman pohon sangat diperlukan agar udara lebih sejuk dan pejalan kaki dapat berteduh dari panasnya sengatan sinar matahari dan keberadaan pohon juga dapat menciptakan suasana lingkungan Bandara lebih hidup. 

"Tanpa disadari, dengan menikmati pemandangan pohon di kota mampu membantu mengurangi stres dan kecemasan," tandas Rizal.

Setelah kegiatan menaman pohon dibandara dilanjutkan dengan olahraga gowes star dari bandara dan finish di makorem 162/WB, untuk menjaga pola hidup sehat ditengah pandemi covid -19.

Adapun yang ikut pada kegiatan tersebut Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, GM PT. Angkasa Pura 1 (Persero) Cabang Lombok Praya Bapak Nugroho Jati dan para Kasi Korem 162/WB.**Fadli Batubara
Share:

Babinsa Koramil 1608-02/Bolo Peduli Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Woro.



Bima - Babinsa Woro Koramil 02/Bolo Kodim Kodim 1608/Bima, Koptu Heriyanto menyumbang sekaligus mendampingi warga binaan dalam pengedropan air bersih di Dusun Rasabou, Desa Woro, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. jumat Pagi (23/10/20).

Sektetaris Desa Woro, Zubair H. M. Said menyatakan bahwa sebanyak 3000 liter air bersih yang didropkan oleh Bapak Babinsa di Dusun Rasabou hari ini yakni sumbangan pribadinya, mengingat sudah hampir satu tahun ini warga mengalami krisis air bersih.

"Kami atas nama pemerintah desa sangat bangga atas kepedulian TNI berpangkat Koptu ini terhadap warga binaannya. Jujur saja, warga selama ini benar - benar dihadapkan dengan kendala air bersih. Jangankan untuk kepeluan sehari-hari, buat mandi saja, warga harus mendatangi ke lokasi sekitar 5 kilo meter dari pemukiman warga,"kata Sekdes.

Zubair menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pengabdian Pak Babinsa, guna membantu jalannya program pemerintah desa selama ini. 

Menurut pria kelahiran Desa Woro itu, sosok TNI berdarah Bima ini memang mesti diacungkan jempol. Tanpa mengenal siang pun malam selama ini selalu hadir di tengah-tengah warga binaannya.  

"Ya, terkadang Pak Babinsa turun bergandengan Pak Bhabinkamtibmas juga turun sendiri,"jelas Sekdes.

Terpisah, Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal mengapresiasi apa yang dilakukan anggotanya, karena sebagai ujung tombak satuan kewilayan yang harus lebih banyak berada ditengah tengah masyarakat sehingga mengetahui setiap permasalahan yang ada tentunya dengan harapan dapat membantu memberi solusi dan jalan keluar terbaik ungkap Dandim.

Semoga hal positif  seperti ini juga diikuti dan dilaksanakan disemua babinsa jajaran kodim 1608/Bima, untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat diwilayah tugas masing masing, harap Dandim.

Dan  terimakasih kepada segenap elemen masyarakat yang telah bersama sama dengan personil jajaran Kodim bima dalam menyelesaikan problem sosial yang ada, kebersamaan adalah kekuatan untuk kita lebih baik lagi dalam hidup dan kehidupan, ungkap  Dandim. **Fadli Batubara
Share:

Korem 162/WB Gelar Gowes Silaturrahmi Dikolaborasi Dengan Baksos Dan Edukasi Protokol Kesehatan Covid-19


Mataram - Korem 162/WB menggelar olahraga gowes menyasar jalan sekitar kota Mataram dan Kabupaten lombok barat  dengan titik star Makorem 162/WB dan finish di Pantai Gading Mataram yang dikolaborasi dengan kegiatan bakti sosial pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan serta pembagian masker dan edukasi protokol kesehatan COVID-19 di tempat keramaian, Minggu (25/10/2020).


Kegiatan diawali dengan pemberian ucapan selamat oleh anggota WBCC dipimpin Danrem 162/WB, berikut Ketua dan Pengurus Persit Kantika Candra Kirana Koorcabrem 162, atas terpilihnya Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum  PB ISSI periode 2020-2024, Semoga PB ISSI semakin maju dan sukses mengukir prestasi di level internasional.


Selama kegiatan Gowes berlangsung, setibanya di Cek Point I di Monumen TANK Lembar dilaksanakan pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan Kabupaten Lombok Barat, di Cek Point II Pasar Kuripan membagikan masker dan sosialisasi protokol kesehatan COVID-19, selanjutnya di titik Finish Pantai Gading Kecamatan Ampenan Kota Mataram melaksanakan pembagian paket sembako kepada perwakilan personel dan masyarakat yang sembuh dari COVID-19.


Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengatakan bahwa olahraga pagi ini selain untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi COVID-19, juga sebagai ajang silaturrahmi sekaligus menggelorakan semangat berolahraga kepada masyarakat NTB. 




“Olahraga bersepeda termasuk yang paling diminati saat ini baik perorangan atau kelompok, namun harus dipahami kita masih dalam situasi COVID-19, maka protokol kesehatan harus dipedomani agar tidak terpapar,” terang Danrem.

Selain itu, lanjut Danrem, kegiatan gowes tersebut dikolaborasikan dengan bakti sosial pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan di desa Dodokan Kecamatan Gerung dan edukasi protokol kesehatan sambil membagikan masker di Pasar Kuripan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di era kehidupan dengan kebiasaan baru saat ini dengan memakai masker, menjaga jarak dan mecuci tangan.

“Hal ini sesuai dengan perintah Presiden RI tentang pendisiplinan protokol kesehatan, hasilnya multi efek, hobbinya dapat, sehatnya dapat, edukasi protokol kesehatan juga berjalan,” pungkasnya.

Salah satu perwakilan petugas kebersihan Abah Sekabor menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danrem 162/WB yang telah memberikan bantuan paket sembako kepada dirinya dan rekan-rekannya.

“Kami sangat terbantu, ditengah COVID-19 kami mendapat bantuan paket sembako,” ucap Abah Sekabor dengan rasa gembira.

Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani menerangkan, dipilihnya Pantai Gading sebagai titik finish pada kegiatan Gowes kali ini karena menurutnya tempat tersebut merupakan salah satu lokasi wisata yang cukup ramai didatangi pengunjung untuk menikmati suasana pantai bersama keluarga.

Terkait hal itu, Brigjen TNI Rizal Ramdhani juga menghimbau para pengunjung di Pantai Gading agar selalu mempedomani protokol kesehatan pencegahan COVID-19 sambil menghadirkan personel Korem 162/WB dan masyarakat yang pernah terpapar untuk menceritakan sedikit pengalamannya selama berjuang untuk sembuh dari sakit yang disebabkan oleh COVID-19.

“Saat ini kita bukan lagi mencegah tapi berperang melawan COVID-19 yang ada di tengah-tengah kita, produktifitas harus dapat berjalan maka mari bersama-sama kita memeranginya untuk membangkitkan kembali perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di NTB,” ajak alumni Akmil 1993 tersebut.

Sebelum mengakhiri kegiatan penyampaian testimoni dari personil jajaran Korem 162/WB dan masyarakat yang sembuh setelah positif COVID-19 sebagai pembelajaran bagi kita semua.

Pada kesempatan itu, Waka Ajenrem 162/WB Mayor Caj Sony Ernowo (50th) dan Sdr. Ariyadi Sugito (36th) warga Banjar Ampenan menyampaikan sempat terpapar COVID-19 yang tidak diketahui tertular dari siapa selanjutnya mengalami penurunan kondisi kesehatan cukup drastis, dan menjalani karantina/perawatan selama kurang lebih satu bulan di RSUD NTB.

“Kita tidak tahu COVID-19 datangnya dari mana dan tidak mengenal siapapun korbannya,” ungkap mereka.

Demikian juga dengan Sdr. Nyoman Sukantra (60th) warga Seruni Ampenan yang juga pernah terpapar dan dirawat di RS Siloam Mataram menyampaikan hal yang sama, bahwa COVID-19 adalah ada dan sangat berbahaya hingga dapat merenggut nyawa.

Dari pengalaman yang dialami, mereka menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasrem 162/WB, Kolonel Arm I Made Kariawan, para Kasi Korem 162/WB, Dandim 1606/Lobar, Dandim 1615/Lotim, Danyonif 742/SWY, Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 162/WB, Ketua dan Pengurus Persit KCK Koorcabrem 162, Wira Bhakti Cycling Club (WBCC) dan beberapa Komunitas sepeda se-Kota Mataram.**Fadi Batubara
Share:

Forkopimda NTB Bersama Stakeholder Terkait, Gelar Rapat Koordinasi Guna Kembalikan Fungsi Dan Lindungi Kawasan Hutan

 


Mataram - Forkopimda NTB menggelar rapat koordinasi terkait dengan perkembangan, perlindungan dan pengamanan hutan serta kondisi hutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Pendopo Gubernur NTB Jalan Pejanggik Kota Mataram, Sabtu (24/10/2020) malam.

Pada kesempatan itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., menyampaikan, bahwa permasalahan pembalakan liar yang terjadi semakin masif sehingga dibutuhkan sinergitas semua stakeholder untuk menghilangkan pembalakan hutan di NTB karena sudah banyak hutan yang hilang dan sumber air menjadi berkurang.


"Kami juga melihat banyak dari masyarakat membuka lahan dengan membakar hutan dan ini sangat di sayangkan, ketika kami menggunakan heli melihat hutan yang banyak di bakar," ungkap Bang Zul.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB Ir. Madani Mukarom, BScF. M.Si., mengatakan bahwa kondisi hutan di NTB adalah 53% dari luas NTB karena sudah banyak kawasan hutan yang rusak akibat pembalakan dan kebakaran hutan yang mencapai 360.000 hektar sampai Oktober 2020. 

"Kerusakan hutan terdiri dari illegal logging, peladangan hutan, penggarapan hutan adat, pembuatan pemukiman dan lain-lain," paparnya.

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyampaikan, perlu dilaksanakan apel gelar Muspida tentang saling menjaga hutan serta perlunya dilakukan pemetaan terhadap kawasan hutan yang digelar dengan peta topografi tentang kawasan yang boleh dan tidak boleh dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menanam jagung, serta penerapan sanksi yang tegas bagi pelanggarnya.

"Kita proses oknum-oknum yang ikut serta dalam pembalakan liar dan kita juga harus mempedomani peta-peta yang boleh ditanam jagung dan mana yang tidak boleh di tanam jagung," pungkas Danrem.

Demikian juga dengan Wakapolda NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza, Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto dan peserta rapat lainnya menyampaikan, perlu segera mengambil langkah-langkah untuk mencegah kerusakan hutan yang berkelanjutan di NTB, serta membentuk Tim terpadu yang terkoordinasi melibatkan seluruh stakeholder agar dalam pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan baik dan lancar.

Dari pembahasan dalam rapat tersebut diperoleh beberapa kesimpulan penting yang disampaikan oleh Gubernur NTB. Pertama; melarang kayu keluar dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok untuk  pengiriman kayu terutama illegal logging, kedua; menugaskan Dinas LHK untuk membuat peta wilayah mana yang boleh dan tidak boleh di tanami jagung untuk menghindari penjarahan hutan yang berkelanjutan, ketiga; Tim Gugus Tugas Kehutanan dan Illegal Logging diperkuat dengan melibatkan masyarakat, tokoh agama, organisasi pemuda dan lainnya, keempat; segera meminta masukan yang sistemik dan komprehensif dari para ahli dan aktivis lingkungan agar NTB dihijaukan kembali sehingga hutan kembali asri dan lestari.

Hadir juga mengikuti rapat tersebut Dir Intel Polda NTB Kombes Pol Drs. Rahayu Irianto, Danlanud ZAM Kolonel Pnb Andry Gandhi, Sekda NTB Drs. Lalu Gita Aryadi, M.Si., Kasiintel Kasrem 162/WB Kolonel Inf Setiya Asmara, S.IP., Kasi Gakkum Dinas LHK Hastan Wirya, SH.**Fadi Batubara
Share:

Kodim 1615/Lotim Bangun Kebersamaan Melalui Gotong Royong



Lombok Timur – Kedekatan dan kebersamaan TNI dengan masyarakat sudah tidak bisa diragukan lagi, hal ini terlihat dari kekompakan dan kebersamaannya bahu membahu menggelar gotong royong di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur, Jumat (23/10).


Pada kesempatan tersebut, Pasiter Kodim 1615/Lotim Kapten Inf I Nengah Seneng dan Camat Sikur Lalu Putra, S.Sos., bersama Kades Kotaraja Lalu Wildan memimpin langsung acara gotong royong yang melibatkan ratusan personel Kodim dan masyarakat setempat membersihkan selokan pinggir jalan umum mulai dari depan Kantor Desa menuju Pekuburan Umum Desa Kotaraja sekitar 1500 meter.


Mendapat laporan tersebut, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., memberikan apresiasi atas pelaksanaan gotong royong pembersihan selokan sepanjang 1500 meter dengan semangat ceria dan kompak.

Hal itu, menurut Dandim, sebagai wujud kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan sebagaimana yang diajarkan oleh agama.
“Kebersihan adalah sebagian dari iman,” ujar Agus Donny.

“Implementasi dari semua itu adalah menjaga kebersihan baik diri dan lingkungan sekitar,” tambahnya sambil tersenyum.


Selain itu, orang nomor satu di jajaran Kodim Lotim tersebut juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga dan membudayakan kebersihan lingkungan dengan gotong royong terutama selokan, kali ataupun sungai dari sampah ataupun sedimentasi berupa tumpukan tanah sehingga pada musim hujan saluran tersebut berfungsi dengan baik.**fadliBatubara
Share:

Korem 162/WB Menggelar Pembinaan Mental IdeologI Dan Kejuangan Kepada Personil Kodim 1628/Sumbawa Barat



Sumbawa Barat - Korem 162/Wira Bhakti melaksanakan kegiatan pembinaan mental Triwulan IV TA. 2020 bertema "Pembinaan Mental Ideologi dan Kejuangan Jajaran Korem 162/Wira Bhakti" bertempat di Aula Makodim 1628/Sumbawa Barat, Kamis (22/10).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para prajurit dan PNS jajaran Kodim 1628 dengan materi tentang "Membina Rumah Tangga Bahagia" yang disampaikan langsung oleh Kepala Pembinaan Mental Korem (Kabintalrem) 162/WB Kapten Inf Kadim Alpian.

Pada kesempatan itu, Kabintalrem menyampaikan, tentang pentingnya membina rumah tangga yang bahagia untuk mencegah ataupun menekan angka perceraian di kalangan prajurit dan PNS TNI AD khususnya di jajaran Korem 162/Wira Bhakti.

Menurutnya, rumah tangga yang bahagia merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan prajurit sebagai pendukung dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan agar dapat berjalan baik dan lancar dengan hasil yang optimal. 

"Oleh sebab itu, mari kita menjaga keharmonisan rumah tangga masing-masing agar menjadi keluarga yang bahagia, sakinah, mawaddah, warohmah," ajak Kabintal.

Selain itu, sambung Alpian, apabila ada masalah rumah tangga yang cukup berat sehingga tidak dapat diatasi sendiri, agar dikonsultasikan dengan teman yang tepat selanjutnya  kepada atasan untuk dicari jalan keluar penyelesaian terbaik sebelum permasalahan semakin berlarut. Demikian juga dengan pimpinan /atasan  harus mampu menjadi pengayom bagi anggotanya.

"Pesan Danrem kepada pimpinan jajaran baik di Kodim maupun Koramil agar mengayomi anggotanya, arahkan anggota dengan cara kekeluargaan apabila ada permasalahan yang dihadapinya," ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pjs Kasdim 1628/SB Kapten Inf  Iswan, Danramil 1628-02/Seteluk Kapten Inf  I Nyoman Mandi, Pasiter Kodim 1628/SB Kapten Inf Baidawi.**Fadli Batubara
Share:

Tutup TMMD Ke-109 Kodim 1607/Sumbawa, Pangdam IX/Udayana Ajak Seluruh Pihak Jaga Kebersamaan dan Lestarikan Semangat Gotong Royong



Sumbawa - Selama satu bulan penuh mulai tanggal 22 September 2020 sampai dengan 21 Oktober 2020, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109 dilaksanakan dengan melibatkan 600 Prajurit TNI serta komponen masyarakat yang tersebar di empat Kabupaten/Kota di wilayah Bali Nusra, dengan harapan dapat menggelorakan kembali semangat gotong royong dan sebagai momentum untuk berpartisipasi membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah situasi pandemi saat ini.


Dari empat Kabupaten/Kota yang dilaksanakan TMMD ke-109, termasuk salah satunya dilaksanakan oleh Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang dan Desa Jotang Beru Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara dalam amanatnya saat memimpin upacara penutupan TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa di Aula Madelaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa Jalan Garuda No.1 Sumbawa Besar, Rabu (21/10/2020).

Pangdam IX/Udayana mengatakan, bahwa semua sasaran TMMD ke-109 mulai dari sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur baik fasilitas umum dan sosial dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, serta sasaran non fisik berupa kegiatan penyuluhan/sosialisasi berbagai materi yang dibutuhkan oleh masyarakat diantaranya pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 juga dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

"Saya mendapat laporan bahwa sasaran dan volume pekerjaan TMMD cukup berat, sedangkan sarana dan prasarana serta waktu yang dibutuhkan sangat terbatas. Namun dengan semangat, kekompakan, disiplin serta rasa tanggung jawab dari semua pihak baik TNI, Polri, masyarakat maupun instansi terkait lainnya bersatu padu dan bahu membahu, sehingga TMMD ke-109 dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu," ungkap Pangdam.

Terkait hal itu, Mayjen TNI Kurnia Dewantara mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, Bupati, para prajurit TNI-Polri, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat atas dukungan dan partisipasinya dalam kegiatan TMMD Ke-109 di tengah situasi Pandemi Covid-19 ini, serta kepada Kementerian/LPNK yang telah bersinergi dengan baik dalam program TMMD, terlebih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan TMMD di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana. 

“Hari ini, seluruh masyarakat dan instansi terkait, Pemda serta Prajurit TNI telah dapat menyelesaikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 dengan baik dan sukses. Mudah-mudahan apa yang telah dibangun ini dapat membantu menumbuhkan semangat dan inovasi yang kuat dalam mewujudkan pembangunan di daerah,” sambungnya.

Lebih lanjut, Pangdam IX/Udayana mangajak seluruh pihak dan masyarakat untuk ikut memelihara dan merawat dengan baik secara mandiri/swadaya semua fasilitas yang telah dibangun dalam TMMD Ke-109, sehingga manfaatnya dapat dinikmati dalam kurun waktu yang cukup panjang, melestarikan semangat gotong royong sebagai warisan budaya Bangsa Indonesia, tetap saling mengingatkan untuk disiplin protokol kesehatan, serta mempertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.

“TNI senantiasa selalu hadir di tengah-tengah masyarakat membantu menyelesaikan permasalahan dan memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat, kita tidak boleh mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI,” pungkasnya.  

Sementara Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., menyampaikan, Pemerintah daerah, TNI dan Polri sangat kompak di NTB. Berbagai peristiwa yang dialami di NTB memberikan pembelajaran bahwa kekompakan dan sinergitas itu kunci utama dalam membangun daerah, terutama yang sangat dirasakan di NTB terjadi bencana gempa pada 2018 lalu. 

"Dampaknya sangat luar biasa, namun TNI terdepan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi, maka dengan kebersamaan itu semua bisa dilalui," tandas wagub. 

Setelah itu, lanjut Wagub, adanya wabah Covid-19 yang menjadi pandemi dunia dirasakan juga di NTB. Namun, berkat dukungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di desa, bisa dilakukan pelacakan dan penanganan dengan baik. Hal ini tentu menjadi energi luar biasa di NTB, untuk menghadapi masalah seberat apapun. 

"Bencana yang terjadi tidak menyurutkan niat kita untuk membangun, terimakasih TNI dan Polri, karena sudah membantu provinsi yang kami cintai ini," ucapnya. 

Selain itu, Wagub juga berterimakasih atas pelaksanaan TMMD ke-109 berjalan baik dan sukses sehingga menurutnya menjadi sangat strategis dan sangat baik untuk dilanjutkan ke depan, karena sasarannya merupakan hal vital yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. 

"Semua bisa dikerjasamakan dengam TNI, Terimakasih TNI, semoga TNI tetap jaya" imbuhnya.

Sebelumnya, Dandim 1607/Sumbawa membacakan laporan pelaksanaan TMMD ke-109 meliputi sasaran fisik berupa pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1100 meter dan lebar 4 meter, pembuatan Jembatan, pembuatan Mushola yang dilengkapi MCK dan tempat wudhu, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter dan Rehab rumah sebanyak 9 unit dengan target seluruhnya mencapai 100 persen.

Demikian juga sasaran Non fisik berupa sosialisasi/penyuluhan tentang kesehatan, protokol kesehatan Covid-19, pertanian, peternakan dan bidang hukum juga terlaksana dengan baik.

Penutupan TMMD ditandai dengan penandatangan naskah serah terima dan penyerahan hasil TMMD ke-109 tahun 2020 oleh Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos. M.Tr (Han), S.T., dan Pjs Bupati Sumbawa Ir. Zainal Abidin, M.Si.

Selain menutup kegiatan TMMD ke-105, pada kegiatan tersebut, Pangdam IX/Udayana juga meresmikan secara simbolis Koramil 1628-04/Poto Tano dan Koramil 1628-05/Jereweh yang berada di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1628/Sumbawa Barat, serta penyerahan bantuan masker dan sarana olahraga kepada perwakilan masyarakat Desa Jotang Kecamatan Empang.

Kades Jotang Beru Drs. Ismail mengucapkan terimakasih dan Apresiasi kepada Satgas TMMD yang selama sebulan telah bersama masyarakat dalam membantu pembangunan beberapa sarana baik jalan usaha tani, pembangunan irigasi, rehab RTLH, serta penyuluhan kepada masyarakat.

"Kami masih sangat mengharapkan kehadiran program TMMD kapan saja," harapnya.

Hadir pada acara tersebut, Kasrem 162/WB Kolonel I Made Kariawan, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Simon Petrus Kamlasi, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel I Made Mahaparta, para Kasi Kasrem 162/WB, Dandeninteldam IX/Udayana, Dandim 1607/Sumbawa, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Danyonif 742/SWY, Sekda Sumbawa, Ketua DPRD Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kajari Sumbawa, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa.**Fadli Batubara
Share:

Pangdam IX/Udayana Tiba di Tanah Samawa "Intan Bulaeng"




Sumbawa, - Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara, didampingi oleh Danrem 162/WB yang diwakili Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan beserta rombongan hari ini tiba di Kabupaten Sumbawa (Tanah Intan Bulaeng), Selasa (20/10/2020) sore.

Kedatangan Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara ke Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka melaksanakan Kunjungan Kerja sekaligus menutup TMMD ke-109 Tahun Anggaran 2020 Di Kodim 1607/Sumbawa yang dirangkaikan dengan peresmian Koramil 1628-04/Poto Tano serta Koramil 1628-05/Jereweh di Wilayah Kodim 1628/Sumbawa Barat.

Pangdam IX/Udayana tiba dan disambut oleh FKPD Kabupaten Sumbawa besar . Hadir saat itu, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos. M.Tr (Han), Sekda Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, MM., Ketua DPRD Sumbawa Abdul Rofiq, SH., Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, S.IK., Kajari Sumbawa, Iwan Setiawan, SH., M.Hum., Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa, Toni Widjayah H. Hilly, SH. MH., dan Dandim 1628/Sumbawa Barat, Letkol Czi Sunardi, ST., M.I.P.

Mendarat di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara disambut dan diberikan penghormatan oleh Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos. M.Tr (Han), dan Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Czi Sunardi, ST. M.I.P. 

Sebagai bentuk penghormatan masyarakat tanah Samawa kepada tamu kehormatan, Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara disambut dengan  tarian selamat datang  tradisi kearifan lokal tanah intan bulaeng,  Dilanjutkan dengan pengalungan selendang dan pemasangan "Sapu Tobo" tanda penghargaan kepada tamu yang dihormati. Sekitar 30 menit, Pangdam IX/Udayana beserta rombongan berbincang santai bersama FKPD Kabupaten Sumbawa di VVIP Room Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa. 

Adapun rombongan  Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara diantaranya Danrem 162/WB diwakili  Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Simon Petrus Kamlasi, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel I Made Mahaparta, Dandeninteldam IX/Udayana Letkol Chb I Gusti Ngurah Sumardika, S.E., Kasmin Pangdam IX/Udayana Mayor Dhavid Nur Hadiansyah. Setelah transit sebentar di ruang VVIP Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa dan berbincang santai dengan Forkopinda Sumbawa, Pangdam beserta rombongan menuju  Hotel Samawa Seaside Cotage.** Fadli Batubara
Share:

Kerjasama Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Dan Masyarakat Menunjukkan Hasil Signifikan Ditiap Sasaran


Sumbawa – Pelaksanaan kegiatan TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yang berlokasi di desa Jotang dan desa Jotang Beru Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa dipastikan akan rampung sebelum penutupan TMMD pada tanggal 21 Oktober mendatang. Senin (19/10).

Percepatan pembangunan tersebut tentunya dilaksanakan dengan bersinergi bersama Pemerintah Daerah dan instansi lainnya melalui wadah kegiatan pelaksanaan TMMD baik dalam bentuk program fisik ataupun non fisik.


Seperti diketahui, pelaksanaan TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa ini mengusung Tema Pengabdian Untuk Negeri, Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa memaknai tema tersebut dengan melakukan pekerjaan tersebut dengan bergotong royong bersama masyarakat, tanpa mengenal lelah. Demi mewujudkan Kemanunggalan TNI dan rakyat.


Salah satu Program fisik yang sudah dikerjakan pada TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yaitu pembangunan jalan usaha tani (JUT) sangat mempunyai arti bagi masyarakat dimana akses jalan tersebut dapat mempermudah jalur sarana transportasi bagi para petani, saat ini sudah mencapai hasil 100%.

Kegiatan ini dilaksanakan agar ketahanan dalam bidang ekonomi semakin kuat dan meningkat dengan adanya pembangunan infra struktur berupa pembangunan akses jalan yang akan mempermudah pelayanan transportasi jual beli hasil panen dari para petani.


Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) disela sela kesibukannya mengatakan kegiatan fisik yang lainnya juga telah mencapai hasil 100% yaitu berupa membangun rumah ibadah yaitu Mushola, perehapan RTLH dan pembangunan jembatan. Sedangkan untuk Saluran Irigasi telah mencapai hasil 95 % dimana pengerjaannya dilakukan oleh Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa bersama masyarakat.

“Walaupun anggota Satgas harus berjibaku dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat, akan tetapi tidak mengurangi semangat dan kerja kerasnya melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam menyelesaikan sasaran fisik yang ada pada kegiatan TMMD Ke-109 ini,” tegas Dansatgas.

Masih menurut Dansatgas, saat ini pelaksanaan TMMD sudah berlangsung selama 28 hari, namun personel di lapangan dan masyarakat
terus berjuang sehingga sasaran fisik yang direncanakan dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan target yang ada.

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, apa yang sudah dapat dicapai tersebut adalah berkat kerja sama yang baik antara masyarakat di lokasi TMMD 109 dengan prajurit TNI yang bertugas, karena selama ini sejak dimulainya TMMD masyarakat selalu aktif membantu prajurit TNI

“Apa yang sudah dapat kita selesaikan merupakan hasil dari wujud kemanunggalan atara TNI dengan masyarakat di lokasi TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa. Kita juga berterimakasih kepada masyarakat yang selalu dan terus mensupport prajurit TNI yang bertugas di lapangan,” Tutup Dansatgas. (DG14).**Fadli Batubara
Share:

Semua Sasaran Fisik TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Diyakini Selesai Sesuai Target



Sumbawa – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 hari ini kembali kejar target pengerjaan di lapangan agar semua sektor sasaran fisik di desa Jotang dan desa Jotang Beru Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa segera selesai tepat pada waktu. Jumat (16/10).

TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa dilaksanakan selama satu bulan mulai dari tanggal 22 September hingga 21 Oktober 2020 mendatang. Sebanyak 150 personel dilibatkan terdiri dari anggota TNI, Polri, Satpol PP, Mahasiswa dan masyarakat yang bekerja secara gotong-royong.

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) selaku Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa mengatakan, semua pekerjaan di lapangan rata-rata telah mencapai di angka 78 %. Pihaknya memaksimalkan semua pekerjaan agar dapat selesai sebelum kegiatan TMMD ditutup pada 21 Oktober 2020 nanti.

“TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa nanti pada tanggal 21 Oktober 2020 akan selesai dan ditutup, jadi sebelum itu tentu sudah harus selesai. Kami berharap bisa secepatnya menyelesaikan semuanya,” kata Dansatgas TMMD Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han).

Dansatgas menjelaskan, terdapat lima sasaran fisik yang segera diselesaikan tepat waktu yaitu pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1100 meter dan lebar 4 meter yang menghubungkan desa Jotang menuju dusun Satowe Berang desa Empang Atas Kecamatan Empang, Pembuatan Jembatan yang berlokasi di desa Jotang.

Kemudian pembuatan Musholla Abu Bakar yang dilengkapi MCK dan tempat wudhu bertempat di dusun Jotang Atas Timur, desa Jotang, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter berlokasi di desa Jotang yang mengairi sawah seluas 45 hektar dan Rehab rumah RTLH sebanyak 9 unit. Hal tersebut sangat membutuhkan kerja keras dan semangat gotong royong agar selesai tepat waktu.

“Perkembangan di lapangan secara umum telah mencapai hasil 78 %, dengan semangat gotong royong dan kerjasama TNI bersama masyarakat, diharapkan lima sasaran fisik pembagunan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa dapat terselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan harapan kita bersama,” ungkap Dansatgas. (DG14).** Fadli Batubara
Share:

Latihan Posko I Korem 162/WB "Gelombang Sakti 20" Resmi Di Tutup"



Mataram - Latihan Posko I  Korem 162/WB " Gelombang Sakti 20'", yang berlangsung selama tiga hari sejak hari selasa tanggal 13 yang telah dibuka secara resmi Pangdam  IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara  dan Ditutup  Kamis 15 Oktober 2020
diawali dengan kegiatan kaji ulang dan evaluasi  oleh penyelenggara  latihan serta mendengarkan saran masukkan dari peserta pelaku diaula Sudirman Makorem 162/WB, Kamis (15/10/20).
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara, dalam amanat  penutupan Latihan Posko I  Korem 162/WB yang dibacakan oleh Danrindam IX/Udayana, Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes, seperti yang telah  disampaikan saat  pembukaan 
Bahwa latihan posko I ini  bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf Korem 162/WB dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup keterpaduan, kerjasama, koordinasi saat pengambilan keputusan, taktik dan tehnik olah yudha serta pengintegrasian semua kemampuan yang dimiliki satuan guna membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dan tsunami di NTB.
“Sesuai tema yang diusung latihan Posko I kali ini "Korem 162/WB Melaksanakan Operasi Bantuan Kepada Pemerintah Daerah Dalam rangka membantu  penanggulangan terjadinya bencana alam sesuai tipologi wilayah," ungkap Pangdam.
Menurut Pangdam, latihan ini sangat tepat jika dihadapkan dengan pengalaman saat terjadi gempa bumi beberapa tahun yang lalu di wilayah NTB, dengan adanya latihan posko I ini masing masing staf sudah memahami tugas dan tanggungjawabnya, kita tidak berharap adanya bencana namun manakala bencana alam   gempa bumi dan tzunami terjadi dapat dengan cepat dalam mengambil upaya tindakan guna meminimalisir timbulnya korban, harap Pangdam.
Dengan demikian latihan ini  sebagai bagian mitigasi  untuk melatih memelihara kemampuan personil dan menyiapkan satuan jajaran Korem 162/WB untuk membantu Pemda dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dan stunami, Pungkas Pangdam.
Latihan yang telah dilaksanakan selama tiga hari ini, para pelaku telah berlatih dengan penuh kesugguhan dan menunjukkan dedikasi loyalitas yang tinggi sehingga latihan dapat berjalan dengan lancar dan tujuan latihan dapat tercapai sesuai yang diharapkan, namun jangan cepat berpuas diri,  karena bagaimanapun kadang kenyataan dilapangan selalu dihadapkan dengan dinamika yang tinggi, dengan karakteristik yang berbeda sehingga diperlukan inovasi dan kreatifitas dalam penangganan setiap permasalahan, jelas Pangdam.
Oleh sebab itu, Pangdam IX/Udayana menekankan kepada Komandan Latihan dan Penyelenggara  dan seluruh peserta latihan beberapa kekurangan yang terjadi saat latihan hendaknya dijadikan evaluasi dan  kajian sehingga kedepan pelaksanaan latihan posko I dapat berjalan lebih baik lagi, serta ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya latihan ini, tutup Pangdam.
Sedangkan  Danrem 162/WB  Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, sebelum acara penutupan  menyampaikan  ucapan terimakasih apresiasi  kepada penyelenggara latihan  baik Kodam IX/Udayana maupun Rindam IX/Udayana yang telah memberikan kepercayaan kepada korem 162/WB dan jajaran untuk melaksanakan latihan posko I ini.
Dan permohonan maaf, kami menyadari  masih banyak  kekurang dalam mendukung kegiatan latihan posko I Korem 162/WB, namun  kami  bertekad secara bersama sama untuk terus belajar dan berlatih dalam meningkatkan kemampuan dalam mendukung tercapainya setiap tugas yang dihadapi dengan maksimal, papar Danrem.
Serta apresiasi kepada seluruh Perwira Staf dan anggota yang telah mengikuti latihan, agar apa yang telah diterima dapat menjadi tambahan bekal pengetahuan bermaanfaat serta pedoman manakala dibutuhkan untuk dapat lebih baik lagi, Harap Danrem.
Kegiatan latihan hari ketiga sebelum ditutup melaksanakan TFG (Tactical  Floor Game)  diikuti oleh seluruh  seluruh pelaku diantaranya, Danrem 162/WB beserta Staf Korem 162/WB dan jajaran juga melibatkan Perwakilan unsur Polri dari Polda NTB, Basarnas, BMKG, BPBD, Dinas Sosial Prov NTB., Club motor terabas NTB, PKPPI, PPM, Wira Bhakti Air shotgun, Club IOf( Offroad NTB), Pemuda Pancasila.
Hadir mengikuti kegiatan kaji ulang, evaluasi dan penutupan latihan posko I Korem 162/WB, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI Hendrikus, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han.,Danridam IX/Udayana Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes. Paban II/Puanter Sterad Kolonel Inf Erwansyah, para Perwira Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, Kasrem 162/WB, Asintel Kasdam IX/Udayana, Asops Kasdam IX/Udayana, Aslog Kasdam IX/Udayana, Kabalakdam IX/Udayana, para Kasi Korem 162/WB, Dan Dandeninteldam IX/Udayana, Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 162/WB.**Fadli Batubara
Share:

Tim Wasev Mabesad Kunjungi TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa.




Sumbawa – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang dan Desa Jotang Beru, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa mendapat peninjauan dari Tim Pengawas Evaluasi (Wasev) TMMD Ke-109 TA. 2020 Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) yang dipimpin oleh Brigjen TNI Sulistiyono, S.Sos, CFrA beserta rombongan. Kamis (15/10).

Turut mendampingi Tim Wasev Mabesad antara lain Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han)., Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, S.Ik., Kasdim 1607/Sumbawa, Danramil 1607-02/Empang, Kapolsek Empang, Kadis PRKP, Kadis Pertanian, Kadis Bappeda Kabupaten Sumbawa, Camat Empang, Kades Jotang serta Kades Jotang Beru.

Ketua Tim (Katim) Wasev TMMD, Brigjen TNI Sulistiyono, S.Sos, CFrA saat melaksanakan tatap muka dengan Forkopimcam dan masyarakat menyampaikan, bahwa kedatangannya adalah untuk memastikan sejauh mana pelaksanaan TMMD Ke-109 TA. 2020 Kodim 1607/Sumbawa dengan harapan pengerjaan sasaran dapat selesai tepat waktu, selain itu untuk menyerap masukan saran dari berbagai pihak guna peningkatan TMMD kedepannya.

Katim Wasev TMMD juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan masyarakat yang telah mendukung penuh kegiatan TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa.

“Melalui Program TMMD, TNI siap membantu program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, guna terwujudnya pertahanan nasional yang mantap di segala bidang serta meningkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat,” tuturnya.

Rangkaian kunjungan Tim Wasev tersebut diawali dengan paparan Dansatgas TMMD 109. Saat memaparkan progres TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa pada Tim Wasev, Dandim 1607/Sumbawa selaku Dansatgas TMMD 109 menyampaikan pencapaian pengerjaan kegiatan TMMD ke-109 TA.2020 dengan 5 sasaran fisik dan 8 sasaran non fisik mencapai 75 %, dan akan selesai dalam beberapa hari kedepan sesuai dengan waktu yang di tentukan.

Seusai pelaksanaan paparan Dansatgas, Rombongan Tim Wasev melakukan kegiatan Bhakti Sosial pembagian sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid -19 di desa Jotang Beru.

Selanjutnya Tim Wasev beserta rombongan meninjau secara langsung ke sektor sasaran fisik antara lain perehapan RTLH, pembangunan Mushola, pembuatan irigasi serta pembuatan jembatan dan jalan usaha tani (JUT).

Selama melakukan peninjauan langsung ke sektor sasaran fisik, Brigjen TNI Sulistiyono, S.Sos, CFrA meminta kepada masyarakat nantinya untuk merawat dan menjaga hasil pelaksanaan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa. (DG14).**Fadli Batubara
Share:

Kawali TV

Blog Archive

Recent Posts

BERITA