• Jalan Raya Kawali Dihotmik

    Klik Untuk Membaca Berita Selengkapnya

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Yakinkan Kondusifitas Wilayah, Dandim 1606/Lobar Bersama Wali Kota Mataram Turun Bersama Pantau Pospam Lembaran Ketupat



Mataram - Pasca Lebaran Idul Fitri 1441 H setelah melaksanakan puasa  Syawal bagi umat Islam, di wilayah Prov NTB khususnya di Pulau lombok biasanya merayakan hari raya kedua yang dikenal dengan Lebaran Ketupat, tradisi yang turun termurun ini biasanya lebih ramai dari lebaran Idul Fitri karena sebagian masyarakat meyakini setelah puasa Syawal itulah hari kemenangan, karena setelah menunaikan Puasa Wajib Bulan Ramadhan di lanjutkan setelah satu syawal melaksanakan puasa sunnat bulan Syawal menjadi tambahan ibadah dengan harapan lebih meningkatnya kwalitas iman dan ketaqwaan.


Terkait hal tersebut, mengingat perayaan Lebaran Ketupat masih dalam situasi pandemi Covid-19, Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP. M.M, bersama walikota Mataram Tgh. Ahyar Abdu, Kapolres Mataram Kombes Pol Guntur, SIK. melaksanakan peninjauan Pospam Terpadu dalam rangka Pengamanan Lebaran Ketupat di Wilayah Kota Mataram, Minggu (31/05/2020).


Di sela-sela kegiatan Dandim 1606/Lobar menyampaikan kami FKPD kota Mataram bersama-sama turun Patroli sekaligus memantau Pospam Terpadu Lebaran Ketupat untuk meyakinkan kondusifitas wilayah serta kepedulian masyarakat atas imbauan pemerintah untuk tidak merayakan Lebaran Ketupat kali ini dengan rekreasi dan berkumpul dalam jumlah banyak orang mengingat situasi saat ini masih dalam masa pandemi wabah Covid-19, Ujar Dandim.


Selain itu, Dandim mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat dan memotivasi Personil Gabungan yang ada di Pos Pam terpadu, menekankan kembali agar dalam pelaksanaan tugas tetap mempedomani protokol kesahatan pencegahan Covid-19 serta tidak bosan bekerja dengan tulus ikhlas sebagai bagian dari pengabdian, untuk mengingatkan masyarakat agar dengan penuh kesadaran dan kedisiplinan melaksanakan semua imbaun pemerintah guna mencegah dan percepatan penanganan Covid-19 di NTB lebih Khusus Kota Mataram.


"Personel gabungan yang bertugas di Pospam Terpadu harus aktif mengontol semua titik dan pintu-pintu masuk, jangan sampai masih ada masyarkat yang datang berkunjung untuk berekrasi, sehingga pasien positif Covid-19 di kota Mataram kian hari tidak semakin bertambah," Tegas Dandim.


Dandim berharap, agar seluruh personel yang bertugas di lapangan tetap melihara dan meningkatkan senergitas bekerjasama menjaga kondusifitas wilayah untuk terus berupaya mengimbau dan ingatkan masyarakat disiplin mengikuti protokol kesehatan, menjaga jarak social dan physical distancing, rajin mencuci tangan dengan sabun ataupun hand sanitizer, selalu menggunakan masker serta menjaga imunitas tubuh dengan olahraga teratur, cukup istirahat termasuk mengkonsumsi vitamin dan makanan bergizi demi keamanan dan keselamatan diri dan keluarga dari bahaya penyebaran Covid-19.


"Tanpa sinergitas dan kerjasama yang baik dari seluruh pihak, maka wabah Covid-19 akan sangat sulit dicegah penyebarannya dan bahkan kita, keluaga, saudara kita akan menjadi korbannya," pungkasnya.


Sebelum melaksanakan patroli, FKPD berkumpul di Pendopo Wali Kota Mataram Jl Pejanggik Mataram kemudian menyusuri Pospam Terpadu di Kota Mataram, dilanjutkan ke titik pengamanan tempat rekreasi Loang Baloq, makam bintaro, menuju Pasar tradisonal kebon roek, menuju Pospam Grimax.


Turut hadir mengikuti kegiatan tersebut Danlanal Mataram, Danlanud Zam, Sekda kota Mataram, Kabankesbangpol Kota Mataram, Kadishub Kota Mataram, Kasat Pol PP Kota Mataram, Pasi Ops Kodim 1606/Lobar, Kabag Ops Polresta Mataram Danramil Narmada, Danramil Ampenan, Kapolsek Ampenan dan Kapolsek Narmada.**Fadli Batubara
Share:

Danrem 162/WB Pantau Pos Pam Lebaran Ketupat




Mataram – Lebaran ketupat atau lebaran topat bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat khususnya masyarakat Lombok merupakan tradisi yang dilaksanakan seminggu setelah Perayaan Idul Fitri. Dalam perayaannya biasanya tempat-tempat wisata ramai dikunjungi masyarakat tua muda.


Terkait dengan itu, Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Danyonif 742/SWY, Kapenrem 162/WB dan Pasi Korem melaksanakan pemantauan dengan bersepeda santai di beberapa Pos Pengamanan Idul Fitri dan Lebaran Topat di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.


“Alhamdulillah hari ini kita masyarakat Lombok melaksanakan lebaran topat seminggu setelah lebaran Idul Fitri,” ungkap Danrem.

Dijelaskannya, pihaknya sengaja melihat beberapa pos pengamanan untuk memastikan dan menyakinkan kondisi terakhir pelaksanaan lebaran ketupat khususnya di Pospam daerah wisata mengingat daerah wisata sebagai pilihan utama masyarakat Lombok dalam perayaan lebaran topat.


Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga mengimbau seluruh masyarakat untuk perayaan lebaran topat di rumah saja Bersama keluarga dan tidak ketempat-tempat wisata dengan harapan dapat memutus penyebaran dan penularan virus corona atau corona virus desease (covid-19).


“Jadi mari kita rayakan lebaran topat bersama keluarga di rumah saja untuk menghindari adanya kerumunan massa yang dapat menularkan Covid-19 satu dengan yang lainnya, ingat Kesehatan itu mahal jika sudah sakit,” ajaknya.


Adapun jarak yang akan ditempuh sekitar 25 km dengan dua etape yang akan dilewati oleh Danrem bersama rombongan yakni etape pertama dari Rumah Dinas menuju jalan Udayana-Tugu pesawat Ex Bandara-Simpang Rembiga-Simpang Pasar Gunungsari-Koramil Gunungsari dan etape kedua dari Koramil Gunungsari-Simpang tiga Montong-Jembatan Meninting-Makam Bintaro-Simpang tiga Kebon Roek-Kota Tua-Malomba-Koramil Ampenan-Loang Balok-Pos Tembolak-Makorem dengan sasaran Pospam Udayana,Pospam Depan Ex Bandara, Pospam Simpang Gunungsari, Pospam Montong, Titik Pam Makam Bintaro, Titik Pam Kota Tua, Titik Pam Loang Balok dan Pospam Tembolak.**Fadli Batubara
Share:

TNI Polri di Keruak Gelar Apel Siaga Bencana



Lombok Timur - Koramil 1615-04/Keruak bersama Polsek dan Pemerintah Kecataman Keruak menggelar apel bersama dalam rangka mengantisipasi bencana alam akibat curah hujan dan gelombang air laut yang cukup tinggi beberapa hari terakhir.


Apel kesiapsiagaan tersebut dilaksanakan di Kantor Camat Keruak yang juga diikuti anggota Puskesmas dan Pemadam Kebakaran, Sabtu (30/5).

Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., sebelumnya menginstruksikan satuan Koramil jajarannya untuk memantau perkembangan cuaca yang akhir-akhir ini cukup ekstrim.


"Saya sudah menginstruksikan para Danramil untuk memantau kondisi wilayah terutama yang memiliki wilayah binaan pesisir pantai seperti Koramil Keruak, Labuan Haji, Pringgabaya dan Sembalia," ujar Agus Donny.

Hal itu dilakukan, menurutnya, untuk mengantisipasi perkembangan situasi mengingat kondisi cuaca terutama hujan disertai petir dan gelombang air laut yang cukup tinggi sehingga dapat meminimalisasi adanya korban apabila terjadi bencana alam.

Namun, pihaknya berharap agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama musim hujan.

Selain itu, Alumnus Akmil 2001 tersebut juga mengimbau kepada masyarakat nelayan maupun warga yang tinggal di daerah pesisir pantai untuk tetap waspada dan berhati-hati.

"Apabila tidak memungkin agar segera mengamankan diri dan keluarga atau menumpang di rumah keluarga untuk sementara waktu," imbaunya.

Dandim juga meminta kepada para Danramil maupun Babinsa untuk mengingatkan para nelayan agar berhati-hati jika akan melaut atau mencari ikan demi keselamatan para nelayan.

Sebelumnya Dusun Ketangga Desa Jeraeng Kecamatan Keruak terkena banjir bandang karena meluapnya air sungai Kemalik dan jebolnya tanggul di Dusun Gubuk Lekok Desa Apitaik karena tidak mampu menampung debit air hujan.**Fadli Batubara
Share:

Nara Sumber Dalam Acara Dialog Coffee Time TV Lombok, Ini Yang Disampaikan Danrem 162/WB




Mataram - Menjelang peringatan Hari Lahirnya Pancasila ditengah seluruh wilayah  Indonesia sedang menghadapi Pandemi Covid-19, termasuk di wilayah NTB tidak menghilangkan makna Peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai Dasar, Falsafah dan Pedoman hidup bagi seluruh Warga Negara Indonesia.


Dalam Program dialog Cofe Time Lombok TV, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, hadir sebagai nara sumber dipandu reporter Lombok TV Sdri. Tuti Wulan mengangkat Tema “Peringatan Hari Lahir Pancasila di Tengah Pandemi Covid-19” di Studio Lombok TV Jalan Panjitilar Negara Kota Mataram, Sabtu (30/5/2020).


Pada kesempatan tersebut Danrem 162/WB menjelaskan, bahwa kebijakan Pemerintah Pusat untuk Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2020 mendatang tidak dilaksanakan dengan upacara peringatan seperti biasanya, namun akan dilaksanakan secara Virtual melalui sarana media elektronik TV/Radio atau media berbasis jaringan intenet, Presiden Joko Widodo akan menyampaikan pidato yang akan disiarkan langsung secara nasional untuk dapat diakses oleh seluruh Rakyat Indonesia,   mengingat peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini kita berada dalam serangan penyebaran pandemi Covid-19 sehingga proses peringatan menggunakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. 


Di segmen Berikutnya, Danrem menyampaikan sekilas sejarah lahirnya pancasila saat dirumuskan oleh BPUPKI dengan banyak proses yang dilewati melalui musyawarah mufakat sampai mencapai kata sepakat tentang rumusan pancasila yang dapat diterima oleh semua pihak, sehingga bangsa yang majemuk, frularalisme ini dapat mewadahi semua keragaman baik suku, agama, ras, adat istiadat dan terbentang ribuan pulau dari sabang sampai meureke menyatakan “satu bangsa, bangsa indonesia, satu bahasa, bahasa Indonesia dan bertanah air satu tanah air Indonesia”.


Untuk itu, lanjutnya, dari keanekaragaman itu jangan menjadi kelemahan tapi justru menjadi suatu kebanggan dan kekuatan, maka jangan dipertentangkan dan jangan melihat lebih banyak perbedaan, namun lihatlah persamaan yang ada, mengingat perbedaan adalah anugerah sekaligus. Menjadi Modal besar yang dimiliki Negara kesatuan Repiublik indonesia

“Saat lahirnya Pancasila para pahlawan bersama-sama berjuang untuk kemerdekaan, sedangkan di masa pandemi covit-19 sekarang ini, kita bersama-sama harus berjuang melanjutkan kemerdekaan dengan melawan covid-19,” ujarnya.

Selain itu, Danrem juga menjelaskan tentang peran TNI dalam penanganan penyebaran Covid-19 khususnya di NTB, bahwa sejak awal mulai maraknya isu corona di Wuhan Cina pihaknya bersama Pemda sudah langsung melakukan action di BIZAM dengan menyiapkan kelengkapan dan berkoordinasi dengan pihak angkasa pura, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di NTB sehingga penyebaran cirus tersebut dapat ditangani dengan baik dan landai. 

“Namun di akhir bulan Mei menjelang lebaran terjadi kebobolan dengan kenaikan kasus positif Covid-19 yang sangat signifikan sehingga masuk lima besar kasus tertinggi dan nomor dua dalam kasus penularan ke balita dan anak-anak, maka pihaknya segera melakukan rapat koordinasi dengan Gugus Tugas untuk melakukan langkah-langkah baru untuk mencegah dan memerangi covid-19 di wilayah NTB,” ungkapnya.

Sehubungan dengan itu Pemda NTB akan menerapkan aturan baru terhadap orang yang masuk ke NTB baik lewat udara maupun laut wajib membawa hasil tes swab tidak rektif Covid-19 yang tidak lebih dari 7 hari, termasuk pemberlakuan Perda wajib menggunakan masker dan pemberlakuan jam malam, sedangkan di pasar-pasar dibuat Posko pengamanan yang dilengkapi dengan alat pengeras suara untuh memberikan imbauan, tempat cuci tangan, ruang disinfektan, termo gun, handsanitizer, box sterilisasi uang dan lain-lain, dalam rangka mencegah penyebaran covid-19.

Terkait lebaran topat, alumni akmil 1993 tersebut menyampaikan, bahwa sesuai hasil rapat bersama Forkopimda NTB lokasi wisata juga untuk sementara sudah ditutup dan perayaan lebaran topat dilaksanakan di rumah masing-masing dengan keluarga tercinta, masyarakat juga tidak perlu menyambangi keluarganya di luar daerah untuk mencegah penyebaran covid-19, kita juga menggelar patrol gabungan dengan melibatkan seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat, sambil menghimbau masyarakat.

Diakhir dialognya, Danrem mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya pada perayaan lebaran Topat agar dilaksanakan di rumah masing-masing dan tidak ke lokasi wisata karena Pemprov, Kabupaten dan kota sudah mengeluarkan larangan lebaran topat agar di patuhi, lebih disiplin lagi mengikuti protokol pencegahan covid-19, rajin cuci tangan dengan sabun antiseptik, melaksanakan social dan physical distancing, berolah raga dan istirahat yang cukup, makan 4 sehat 5 sempurna sehingga kondisi tubuh menjadi fit dan terhindar dari covid-19, karenakan dengan imunitas tubuh yang kuat maka kita akan kuat melawan covid-19. “Mari mendisiplinkan diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar,” tutup pria kelahiran Jakarta tersebut.**Fadlu Batubara
Share:

Dandim 1607/Sumbawa : Babinsa dan Babinkamtibmas Terus Bersinergi Ditengah Pandemi Covid-19




Sumbawa – Babinsa Koramil jajaran Kodim 1607/Sumbawa bersama-sama dengan Babinkamtibmas di wilayah masing-masing tetap semangat mengemban tanggung jawab melaksanakan pengawasan dan pendampingan Penyaluran Bantuan Sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah masing-masing di Kabupaten Sumbawa.


Hari ini, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa kalabeso Kecamatan Buer, Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes dan Desa Boal Kecamatan Empang melaksanakan kegiatan pendampingan dan pengawasan pembagian Bantuan Sosial kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19 masing-masing di Desa Kalabeso pembagian BST Tahap I kepada 53 KK masing-masing Rp. 600.000,-, kemudian di Desa Nijang pembagian BST kepada 6 orang Disabilitas masing-masing Rp. 600.000,-, sedangkan di Desa Boal mendampingi pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) bulan April dan Juni kepada 143 KK masing-masing Rp. 1.200.000,-.


Demikian disampaikan Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., di sela-sela kesibukannya, Kamis (29/5/2020).


Dikatakannya, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka membantu pemerintah guna menghindari timbulnya permasalahan dengan harapan dalam pendistribusiannya agar tepat sasaran sesuai dengan data serta jumlah masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19 yang telah diklarifikasi di lapangan.

Selain kegiatan tersebut, lanjut Dandim, di Desa Juran Alas Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa, Babinsa dan Babinkamtibmas melaksanakan kegiatan Pospam Pasar Alas dalam rangka memberikan sosialisasi dan imbauan pencegahan Corona Virus Deases (Covid-19) kepada masyarakat pengunjung Pasar Alas.

Dandim mengatakan, bahwa pada kegiatan tersebut Babinsa dan Babinkamtibmas melaksanakan pemeriksaan dan imbauan kepada para pengunjung pasar baik pedagang maupun pembeli tentang protokol pencegahan Covid-19, diantaranya rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, sosial distancing jaga jarak jangan berkumpul dalam jumlah banyak orang, selalu menggunakan masker, Stay home (tetap tinggal dirumah), jangan pernah membawa bayi dan anak-anak ke tempat keramaian, pelihara pola hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi, jaga kebersihan lingkungan sekitar, olahraga yang teratur untuk jaga imunitas tubuh, ikhitiar dan berdoa inysaAllah kita bersama dapat melawan Covid-19

Terakhir, Dandim menyampaikan bahwa sinergitas para Babinsa dan Babinkamtibmas di wilayahnya dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab di lapangan semata-mata untuk kepentingan masyarakat luas guna mencegah dan percepatan penanganan penyebaran Covid-19 serta mewujudkan situasi aman dan kondusif di tengah masyarakat selama masa pandemi wabah Covid-19.**Fadli Batubara
Share:

Kasrem 162/WB : Pemangku Pemerintahan Paling Bawah Berperan Penting Cegah Covid-19




Lombok Utara – Menyikapi semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 di NTB, Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori bersama Forkopimda mendampingi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Lombok Utara dalam rangka menyatukan komitmen untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, Kamis (28/5/2020).


Dalam kunjungannya, Wagub memaparkan, data Covid-19 NTB pertanggal 27 Mei 2020 sebanyak 562 kasus positif dengan rincian 279 orang positif dalam perawatan, 273 orang sembuh, 10 orang meninggal. Sedangkan pasien dalam pengawasan 476 orang dan dalam pemantauan 187 orang.


“Karakteristik kasus di NTB, 78 orang adalah anak-anak dan merupakan kedua terbesar di Indonesia, sehingga menjadi warning bagi kita bahwa kita harus ekstra menumbuhkan disiplin dalam setiap jenjang umur," tambah Wagub.


Selain itu, lanjut Umi Rohmi, penanganan Covid-19 ini membutuhkan sinergitas dan energi dari semua pihak, untuk saling menguatkan satu sama lain dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 di NTB.


Menurutnya, NTB kini sedang menghadapi gelombang kedua penyebaran Covid-19, dimana mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga semakin mengkhawatirkan, karena para tenaga kesehatan di NTB sudah banyak yang terinfeksi, dan gelombang kedua bisa jadi lebih berat dari saat pertama kali kasus Covid di NTB ditemukan, karena saat awal kasus ini masuk kekuatan dan energi yang dimiliki oleh pemerintah masih penuh. 

“Untuk itu, seluruh elemen masyarakat perlu meningkatkan semangat berlipat-lipat lagi sampai kasus di NTB benar-benar landai, maka untuk mewujudkan hal tersebut, kedisiplinan di masyarakat terus ditingkatkan sampai ditemukan vaksin,” jelasnya.

Sebelum menutup arahannya, Wagub sekali lagi menekankan bahwa penanganan ini letaknya pada kedisiplinan dan harus dimulai dari kita dulu. "Mari kita persiapkan seluruh sistem kita untuk betul-betul bisa hidup dengan protokol Covid. Selamat bertugas dan terimkasih pemerintah kabupaten KLU, TNI/Polri, tenaga kesehatan dan seluruh pihak yang telah menangani Covid," pungkasnya.

Senada dengan Wabup, Kasrem 162/WB menambahkan, sesuai dengan aspek kami di NTB dan perintah Panglima TNI, bahwa dengan adanya peningkatan Positif Covid-19 ini membuat kita berfikir kembali, apa langkah yang paling tepat untuk mengakhiri wabah virus Covid-19.

Menurutnya, dalam penanganan wabah virus Covid-19 ini yang paling penting adalah pemangku pemerintahan paling bawah, seperti Kepala Desa didampingi oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas diperkuat oleh Tim Patroli, termasuk media online juga sangat berpengaruh dan diharapkan adanya keseragaman informasi dan penyampaian kepada jajaran seluruh wilayah.

“Personel gabungan TNI/Polri harus lebih digalakkan untuk melaksanakan Patroli dalam rangka pengawasan wilayah,” pungkasnya.

Selain itu, Kasrem menyampaikan, perlu adanya Pos-Pos keramaian dengan personel gabungan TNI/Polri dan Dinas terkait, seperti tempat keramaian di pasar, sehingga tidak perlu menutup dan menstop kegiatan pasar, hanya dilaksanakan pengaturan dan penertiban pasar, diperlukan juga Pengeras suara di pos-pos pengamanan untuk melaksanakan himbauan serta tetap tingkatkan kewaspadaan dan patuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.**Fadli Batubara
Share:

Kapen Rem 162/WB : Sinergitas Harga Mati hadapi COVID-19




Mataram – Mencermati perkembangan meningkatnya Jumlah Kasus Positif Covid -19 di Provinsi NTB, di kalangan anak-anak serta transmisi lokal penyebaran khususnya di Kota Mataram, Lombok Barat, lombok Timur, untuk itu dalam rangka menggugah tanggungjawab serta kepedulian seluruh lapisan masyarakat Gugus Tugas Covid-19 NTB melakukan berbagai upaya salah satu mengaktifaan Bakohumas Lintas sektotal tergabung dalam Gugus Khusus kehumasan Covid 19 Wilayah NTB.
Kapen Rem (Kepala Penerangan Korem) 162/WB, Mayor Dahlan, S.Sos., usai melaksanakan rapat koordinasi yang digelar Humas Protokol Pemda NTB menyampaikan bahwa peran kehumasan sangat dibutuhkan dalam situasi ditengah wabah Pandemi Covid 19, selain untuk memberikan informasi terkait perkembangan kasus Covid – 19 juga untuk mengedukasi seluruh lapisan masyarakat terkait semua kebijakan yang diambil pemerintah dalam upaya percepatan penanganan penyebaran Covid 19 di wilayah NTB,
“Ini harus dilakukan secara bersinergi dalam presepsi yang sama sampai ke pelosok pelosok di seluruh Kab/Kota Di NTB, baik melalui sarana media Daring maupun Luring dengan harapan dapat diakses oleh masyarakat luas serta menghindari informasi Hoaks dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, sinergitas harga mati hadapi Covid-19,” terangnya saat diwawancarai media diruang kerjanya di Makorem 162/WB di Mataram, Kamis (28/5).
Kapenrem juga menjelaskan bahwa yang paling penting adalah sinergitas, partisipasi serta kepedulian semua pihak agar segala upaya dapat lebih efektif serta mencapai hasil maksimal, tandas dahlan.
Kapen Rem juga meng untuk satu suara dalam memberikan imbauan serta edukasi Covid-19 dan pola hidup sehat sehingga daya tahan tubuh ditengah Covid-19 selalu terjaga selain itu tetap patuhi Protokol Covid-19 mengingat masih tingginya penyebaran covid-19 hal ini akan membuat kesulitan petugas medis dalam penanganan perawatan maupun dalam tracing kontak.
Untuk itu, lanjutnya, partisipasi dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat dengan kesadaran yang tinggi dari diri, keluarga serta lingkungan dengan sendirinya akan mewujudkan ketahan kesehatan mulai dari lingkungan paling kecil meningkat sampai ke yang lebih luas.
“Mari menjadi pahlawan bagi diri, keluarga dan orang lain sehingga kita dapat segera keluar dari situasi pandemi Covid 19 lebih cepat. Hal ini bisa kita lalui ketika semua komit dan konsisten serta disiplin melaksanakan semua imbauan Pemerintah demi kebaikan bersama,” tegasnya.
Selain itu pria kelahiran Taliwang Sumbawa Barat ini juga mengajak semua pihak agar terus menggaungkan Protokol Cegah Covid 19, diantaranya, rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, sosial distancing jaga jarak jangan berkumpul dalam jumlah banyak orang, tetap menggunakan masker, Stay home upayakan tetap tinggal dirumah, tidak membawa anak-anak ke tempat keramaian, pelihara pola hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, olahraga yang teratur untuk menjaga imunitas tubuh.
“Dan tidak kalah penting dari semua itu, ikhitiar dan berdoa inysaAllah kita bersama dapat melawan Covid 19 dan segera menuju new normal wujudkan NTB Gemilang,” pungkasnya.**Fadli Batubara
Share:

Danrem 162/WB Pertegas Komitmen Bersama Cegah Penyebaran Covid-19




Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc, melaksanakan kunjungan kerja di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Tengah terkait perkembangan dan pencegahan Covid-19 di NTB, Kamis (28/5/2020). 


Pada kegiatan tersebut, Gubernur beserta rombongan diterima langsung oleh Bupati dan Walikota berserta jajarannya di masing-masing kabupaten/kota.
 
Dalam Kunjungannya di beberapa tempat tersebut, Gubernur memaparkan perkembangan penanganan Covid-19 di NTB yang secara nasional pemerintah pusat sedang mempersiapkan skenario New Normal, sementara di NTB muncul kasus-kasus positif Covid-19 akibat transmisi lokal yang harus diwaspadai bersama, sehingga tidak ada pilihan lain kecuali mengajak semua pihak secara bersama-sama memerangi pandemi ini dengan meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari untuk memutus rantai penyebaran covid-19.


“Covid-19 sudah menjangkiti beberapa tenaga kesehatan bahkan anak-anak juga ikut terinfeksi, ini terjadi karena ketidak disiplinan melaksanakan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” kata Gubernur.


Selain itu, Gubernur juga menyampaikan pentingnya melindungi dan melibatkan UMKM dalam daerah guna memenuhi kebutuhan lokal kita di masa pandemi Covid-19 ini, karena dengan melibatkan mereka dalam jaring pengaman sosial, maka UMKM juga tetap berproduksi di tengah kesulitan ini.   

Gubernur juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada para camat, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah berperan aktif dalam membantu penanganan Covid-19 ini.

Sejalan dengan Gubernur, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa maksud kedatangan Gubernur beserta rombongan dari Forkopimda NTB guna mencarger dan mempertegas kembali komitmen bersama untuk kembali melakukan langkah yang lebih agresif lagi dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di NTB.

“Grafik Covid-19 di NTB tidak ada grafik turun melainkan melandai dan naik, bahkan kasus terpaparnya bayi dan anak-anak di NTB ini perlu dilakukan penanganan bersama secara serius agar angka covid-19 bisa turun,” pungkas Danrem, 

Sesuai rekomendasi hasil rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Gubernur, Danrem menyampaikan hal-hal antara lain :

Pertama, bahwa penumpang yang datang ke NTB melalui pesawat maupun kapal laut harus membawa hasil Swab Tes paling terakhir, jika hasil Swabnya kadarluarsa maka akan dilakukan Swab Tes kembali oleh tim yang ada di Bandara ataupun pelabuhan.

Kedua, sinergitas unsur/awak media akan lebih aktif mengkampanyekan bahaya covid-19 secara langsung/tidak langsung bersama TNI, Polri, Pemda dan pihak Swasta.

Ketiga, Pergub pemakaian masker akan dikeluarkan dan hal ini harus dilaksanakan oleh Kabupaten dan Kota di NTB. 

Keempat, pemberlakuan jam malam maksimal pukul 21.00 Wita tidak ada lagi aktifitas di jalan.

Kelima, patroli gabungan akan dilakukan oleh semua stakeholder untuk membubarkan masa baik pagi, siang dan malam hari.

Keenam, pasar tradisional harus ada Posko di dalamnya ada unsur TNI, Polri dan Satpol PP dan dilengkapi dengan pengeras suara, box sterilisasi uang, handsanitizer dan lain-lain, dan ada pos kesehatan. Sedangkan waktu buka pasar mulai pukul 09.00 sd 12.00 wita. 

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap langkah dan upaya pemerintah Kabupaten/Kota saat menjelang Lebaran Idul Fitri meniadakan keramaian di Masjid dan tempat-tempat lainnya.

Terakhir, Pria kelahiran Jakarta tersebut berharap, keadaan seperti ini juga dapat dipertahankan pada perayaan lebaran ketupat nanti, mengimbau masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan mengukuti imbauan pemerintah untuk memutus rantai Penyebaran Covid-19, mengingat kita masih dalam situasi berperang melawan pandemi Covid-19 demi keamanan dan keselamatan kita bersama sehingga wabah Covid-19 ini dapat segera berakhir, keadaan dan aktifitas masyarakat dapat kembali normal.**Fadli Batubara
Share:

Pemprov NTB bentuk Bakohumas, sinergi bersama TNI-Polri edukasi cegah COVID-19 hingga pelosok desa




Mataram – Meningkatnya penularan virus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat mengindikasikan potensi penularan virus yang berasal dari China daratan ini masih terus berlangsung.
Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam penanganan covid-19, Pemerintah Provinsi NTB terus bersinergi bersama seluruh pihak untuk mengedukasi warga NTB hingga ke pelosok desa, khususnya jajaran TNI dan Polri yang juga memiliki perangkat tersebut untuk memberikan edukasi dan sosialisasi.
Hari ini, Rabu (27/5) Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy, S. Sos MM menggelar rapat koordinasi bersama para stakeholders kehumasan dari TNI, Polri, dan Kejaksaan sebagai salah satu ikhtiar memaksimalkan edukasi para aparat pemerintah dalam wadah bakohumas. Bukan hanya di dunia daring tapi juga pelaksanaan di dunia luring.
Mengawali rapat, Najam menyampaikan sinergi sangat penting untuk memaksimakan sosialisasi dan edukasi di masyarakat NTB.
“Alhamdulillah pertemuan ini sangat positif. InsyaAllah kedepannya pemerintah, Polri dan TNI akan bersama-sama mengedukasi masyarakat baik melalui Media Daring, luring dan strategi Komunikasi lainnnya baik melalui Medsos Platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, YouTube dan sebagainya” jelasnya
“Juga melalui platform yang akrab semisal WhatsApp agar sosialisasi bisa efektif hingga ke para lurah, Kepsek, kades, hingga kampus – kampus” tambahnya
Melanjutkan paparannya, Najam menjelaskan bahwa pemerintah juga akan memaksimalkan media luring. “Media luring akan kita maksimalkan pada lokasi strategis seperti Sarana umum, ibadah, Pelabuhan, Bandara, Mall/Pertokoan, dan ada petugas gabungan TNI, Polri, Pol PP Provinsi, Pol PP Kab/Kota untuk mengedukasi,” jelas Karo Humas yang akrab disapa Bang Najam.
Di akhir paparannya, Bang Najam berharap dengan sinergi yang erat antara antara TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi, Kab dan Kota akan membawa dampak yang lebih besar terhadap kesadaran dan pola hidup masyarakat NTB dalam menghadapi Covid-19.
“Kita berharap dengan strategi yang kita rumuskan bersama akan membawa dampak besar bagi seluruh warga NTB untuk lebih antisipatif dan cerdas menghadapi pandemi COVID-19 ini,” tutupnya
Hal senada juga diungkapkan Kabid Humas Polda., Kombes Pol Artanto SIK dan Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., agar segera dibentuk pos strategis di tengah masyarakat untuk meningkatkan intensitas edukasi demi kepatuhan masyarakat terhadap protokol Covid-19.**Fadli Batubara
Share:

Danrem Instuksikan Kodim Jajaran Tingkatkan Segala Upaya Cegah Covid



Mataram - Guna mengevaluasi tingginya kasus Positif Covid-19 di wilayah NTB semenjak tanggal 23 - 26 Mei 2020 yang cukup tinggi perharinya, Forkopimda NTB yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 menggelar Rapat Evaluasi di Gedung Sangkareang, Selasa malam.


Menyikapi hal tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdahni, S.Sos. SH. M.Han, Rabu (27/05) menginstruksikan Kodim jajarannya untuk terus semangat serta tingkatkan segala kegiatan sebagai upaya cegah, putus matarantai dan percepatan penangganan Covid-19 di wilayah NTB.


Adapun beberapa instuksi yang disampaikan sesuai hasil rapat Forkopimda agar para Dandim jajarannya bersama steakholder lainnya tingkatkan serta perketat kembali hal-hal diantaranya :

Pertama, Bandara akan di tutup untuk perjalanan orang (kecuali logistik).

Kedua, kapal ferri diprioritaskan khusus untuk orang yg memiliki surat jalan dinas dan memiliki hasil Swap serta untuk logistik. 

Ketiga, karena kemungkinan besar penularan dari tempat keramaian maka kita berperang lawan Covid-19 dgn cara menertibkan dan perketat sistem pengawasan pasar dengan segera mendirikan tenda Pos terpadu dan memberlakukan sistem masuk pasar sesuai protokol kesehatan Covid-19 terhadap penjual dan pembeli dengan melaksanakan pengecekan suhu tubuh, cuci tangan pakai sabun, masuk ruangan penyemprotan disinfektan, pakai masker, sarung tangan, jika perlu pakai kacamata, dan uang yang akan digunakan belanja harus disterilkan di box sterilisasi uang. 

Pembatasan jam pasar mulai pukul 09.00 Wita sampai dengan pukul 12.00 Wita. 

Khusus penjual bahan makanan basah seperti sayur mayur, ikan dan daging akan digelar di lapangan masing-masing berjarak 2 meter. Sedangkan penjual barang-barang sembako seperti beras, gula, minyak dan lainnya tempatnya tetap di pasar.

Ketiga, pemberlakuan jam malam pukul 21.00 Wita sudah tidak ada lagi aktivitas di luar rumah termasuk berjualan dan lalu lalang kendaraan.

Keempat, aturan wajib menggunakan masker bagi siapa pun termasuk anak anak jika keluar rumah. 

Kelima, laksanakan patroli pagi, siang dan sore hari sekaligus sosialisasi pencegahan Covid-19 serta lakukan tindakan bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker di jalan dengan memberikan peringatan yg mendidik.

Keenam, para Muspida Tkt-1 akan berkunjung ke Kabupaten/Kota untuk memberi semangat dan mentriger jajaran Kabupaten/Kota agar lebih aktif lagi memerangi Covid-19 di wilayahnya. 

Ketujuh, sampaikan kepada masyarakat agar kita semua bersatu padu untuk berperang melawan Covid-19 mulai dari mendisiplinkan diri sendiri dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, lalu ke keluarga kemudian di lingkungan sampai ke 
masyarakat luas.

Terkait hal itu juga, Danrem menyampaikan kepada satuan jajarannya agar terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di wilayah masing-masing untuk melakukan upaya-upaya lebih masif bahkan lebih tegas dan lebih gencar dari sebelum-sebelumnya dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing, guna menumbuhkan kesadaran dalam masyarakat tentang bahaya virus Corona sehingga dapat terbentuk disiplin yang tinggi untuk secara bersama-sama berupaya mencegah dan mengatasi penyebaran Covid-19.**Fadli Batubara
Share:

Dandim 1606/Lobar : TNI-POLRI Siap Amankan Lebaran Ketupat Guna Antisipasi Penyebaran Covid-19




Mataram - Menjelang Lebaran Ketupat TNI-POLRI sudah mulai disiagakan dibeberapa titik pengalihan arus jalan raya dan tempat-tempat wisata yang biasanya ramai dikunjungi oleh masyarakat untuk berekreasi, sebagai upaya antisipasi penyebaran Corona Virus Deases 2019 atau Covid-19.


Terkait hal tersebut, Komandan Kodim 1606/Lobar didampingi Danramil 1606-07/Gunung Sari, Pasilog Kodim 1606/Lobar dan Kabagops Polres Lobar melaksanakan pengecekan di pos-pos pengalihan arus jalan raya yang menghubungkan Kota Mataram-Lombok Barat dan Lombok Barat-Lombok Utara serta beberapa lokasi wisata di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, Selasa (26/5/2020).


Pada kesempatan tersebut, Dandim 1606 / Lombok Barat Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP. M.M, menyampaikan, kegiatan tersebut untuk mengecek dan memastikan kesiapan Gugus Tugas Covid-19 yang bertugas di titik-titik pengalihan arus jalan raya dan pos pengamanan pintu masuk kota Mataram, untuk mengimbau serta antisipasi  kegiatan rekreasi masyarakat dalam jumlah banyak orang pada pelaksanaan Lebaran Ketupat nanti dalam rangka mencegah, memutus rantai, percepatan penanganan  penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram.


“Biasanya setiap tahun saat Lebaran Ketupat masyarakat beramai-ramai atau rombongan datang berkunjung ke tempat-tempat wisata, dan itu sudah menjadi tradisi masyarakat Lombok, namun di masa pandemic Covid-19 ini hal tersebut sangat berpotensi terjadinya  penyebaran virus corona atau Covid-19,” Jelasnya. 


Maka dari itu, lanjut Dandim, TNI-POLRI dan pihak terkait lainnya tetap bersinergi untuk bersama-sama melakukan berbagai upaya membantu dan mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 termasuk tidak bosan mengimbau, mengingatkan serta  mencegah masyarakat berkunjung ke tempat-tempat wisata dengan menutup dan mengalihkan akses jalan raya saat Lebaran Ketupat nanti.


“Selain kegiatan pengalihan arus jalan raya, saat Lebaran Ketupat nanti TNI-POLRI akan menempatkan personel untuk menjaga dan mengamankan lokasi-lokasi wisata,” pungkasnya.

“Semoga masyarakat ikut berpartisipasi dengan kesadaran masing masing, mengerti dan memahami upaya-upaya yang kita laksanakan ini, semata-mata untuk menjaga keamanan dan keselamatan bersama dari masifnya penyebaran Covid-19,” harap Dandim.**Fadli Batubara
Share:

Babinsa Jajaran Korem 162/WB Tetap Gencar Imbau Masyarakat Cegah Covid-19




Dompu - Lepas Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, pemantauan dan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat semakin gencar dilakukan oleh TNI-POLRI beserta stakeholder lainnya yang tergabung dalm Gugus Tugas Covid-19 di seluruh wilayah NTB dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas di tengah pandemi pencegahan Covid-19.


Terkait hal tersebut, Babinsa dan Babinkamtibmas yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Dompu melaksanakan monitoring dan pengamanan dengan menggelar patroli menyisir jalan mendatangi tempat-tempat keramaian termasuk termasuk mengontrol kegiatan ronda di wilayah desa masing-masing guna mengimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 khususnya di Kabupaten Dompu, Selasa (26/5/2020).


Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Inf Ali Cahyono, S.Kom, di sela-sela kesibukannya menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan oleh jajarannya bersama dengan Polres Dompu dan Instansi terkait lainnya bertujuan untuk lebih meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat Dompu dalam menjaga kondusifitas wilayah dan mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Dompu.


Menurut Dandim Dompu, suasana lebaran dapat membuat masyarakat lupa bahwa saat ini kita sedang berjuang melawan wabah Covid-19 sehingga menjadi abai dan lupa dengan imbauan pemerintah untuk melakukan social distancing, rajin mencuci tangan dengan sabun ataupun mengunakan hand sanitizer dan masker.


Karena itu, lanjutnya, saya instruksikan kepada seluruh Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 1614/Dompu untuk terus bersinergi dan bekerjasama dengan Polri serta stakeholder lainnya melakukan upaya-upaya mencegah penyebaran Covid-19 dan menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah masing-masing.

"Kita adalah bagian dari masyarakat, hidup di tengah-tengah masyarakat dan sama-sama dapat terpapar Covid-19, jadi kita semua wajib membuka hati, mata dan telinga betapa bahayanya virus ini terhadap diri dan keluarga kita," ungkapnya.

"Kepedulian kita bersama adalah wujud rasa cinta dan sayang kepada masyarakat, Bangsa dan Negara," tegasnya.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos, menambahkan, kegiatan serupa dilaksanakan oleh seluruh Kodim jajaran Korem 162/WB untuk mewujudkan situasi wilayah yang aman dan kondusif serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan mengikuti imbauan pemerintah guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah NTB.

"Semakin tinggi kesadaran dan disiplin dalam diri kita, Insyaa Allah wabah Covid-19 ini akan cepat teratasi," tutup Dahlan.**Fadli Batubara
Share:

Kawali TV

Blog archive

Recent Posts

BERITA