TMMD 108 Kodim 1628/ Sumbawa Barat Tingatkan Kembali Semangat Gotong Royong Di Tengah Masyarakat

Image
Sumbawa Barat – Pagi itu sangat cerah, di sebuah Dusun terpencil diujung Desa Seminar Salit, seorang pria tua menggunakan topi koboy lengkap dengan baju lengan panjang terlihat mengangkat dan meratakan gumpalan tanah di sebuah lokasi pembanguan sebuah bangunan.




Ia adalah H Sahbantan (65) bekerja sebagai buruh tani warga Dusun Batu Melik Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat.

Ia meratakan gumpalan-gumpalan tanah di area pembangunan sebuah masjid yang dibangun anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Kodim 1628 Sumbawa Barat.

“Ia selalu aktif membantu TNI dalam setiap kegiatan termasuk pembangunan masjid di dusun ini,” ungkap Kepala Dusun Batu Melik, Saparudin, Jumat (3/7).

Sejak dibukanya TMMD 108, ia bersama anggota TNI dan warga terlihat antusias bersama-sama membangun masjid.

Menggunakan baju lengan panjang yang terlihat lusuh dan memakai masker yang menjadi protokol kesehatan, sebisa mungkin ia menger…

Puster TNI AD Lakukan Kajian Ilmiah Sinergitas TNI dan Pemkab Lobar

 

Mataram – Pusat teritorial TNI AD (Pusterad) melaksanakan puldata kajian ilmiah tentang sinergitas Kodim dan Pemerintah Daerah dalam mendukung program pembangunan daerah tahun anggaran 2020 di Makodim 1606/Lobar, Rabu (26/2).

Dalam kajian ilmiah tersebut hadir Letnan Kolonel Arh Asep Suganjar, S.Si., dari Pusterad sebagai pemapar, Komandan Kodim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrizon Krol, S.IP., MM., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis PU-PR) Lombok Barat I Made Arthadana.


Dalam paparannya, Asep Suganjar menyampaikan pentingnya sinergitas antara Kodim dan Pemerintah Kabupaten Lobar untuk memperlancar program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah. Hal ini, lanjut Asep Suganjar, penting agar pembangunan yang dilakukan bisa bersinergi antara pendekatan kesejataraan masyarakat dan pendekatan Pertahanan sehingga sejalan dengan pertahanan yang menjadi tugas pokok TNI dan keamanan yang lebih menjadi wewenang Kepolisian.

Agus Suganjar kemudian memberikan contoh Pemda membuat pelabuhan, maka sinergitas yang ditunjukkan dalam pembangunan pelabuhan itu dipertimbangkan dari segala aspek termasuk Pertahanan bisa digunakan mendaratnya pesawat TNI pada saat perang.


Selain itu, Letkol Asep juga meminta kepada semua yang hadir untuk mengisi kuisioner apa adanya sesuai dengan realita sehingga bisa ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya.

Senada dengan Letkol Asep, Dandim Lobar juga menjelaskan tujuan dari sinergitas tersebut untuk mempercepat pembangunan daerah. "Kodim selalu dilibatkan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) mulai dari desa/kelurahan, kecamatan dan kabupaten," ujar Efrijon. 

Menurutnya, sejauh ini sinergitas TNI dan Pemda berjalan baik dan saling mendukung melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), karya bhakti, penghijauan, pembersihan sampah, lingkungan hidup, restorasi sungai, gotong-royong membersihkan parit, dan lainnya. "Sampai saat ini, Kodim, Koramil dan Babinsa bersinergi dengan Pemda, Polres, Polsek, Babinkamtibmas, Camat dan Kades/Lurah bahu membahu mensukseskan pembangunan daerah, termasuk daerah-daerah yang sesuai klasifikasi dalam membantu  dalam proses pembangunan,” terang Efrijon.
 
Alumnus Akmil 1995 tersebut berharap agar kedepan pihaknya dilibatkan secara penuh dalam Musrenbang mulai dari desa/kelurahan karena selama ini hanya diundang dalam pembukaan saja, tidak ikut terlibat dalam pembahasan Musrenbang. Padahal, sambungnya, keterlibatan pihaknya secara penuh sangat penting sehingga pembangunan yang dilakukan memenuhi aspek pertahanan dan keamanan.

Sedangkan Kadis PU-PR Lobar I Made Arthadana, menyampaikan kegiatan ini penting dilakukan dengan harapan terjadi sinergitas antara Pemkab Lobar dengan TNI, Polri dan  stake holder lainnya dalam mendukung prorgam pemerintah membangun daerah.

Menjawab kritikan Efrizon tentang Musrembang, Made Arthadana mangatakan kedepan TNI dan Kepolisian akan dilibatkan secara penuh dalam pembahasan Musrembang sehingga setiap mekanisme dalam mengambil keputusan diharapkan TNI dan Polri ikut berperan. "TNI dan Polri dalam hal ini memberikan masukan apa yang perlu direvisi dan dipertimbangan dari sisi Pertahanan Dan keamanan,” sebut Made.

Kedepan, lanjut Made, dalam pembuatan jalan-jalan baru, pihak TNI Polri akan dilibatkan bukan hanya saat pembangunan tetapi juga memiliki fungsi untuk pertahanan dan keamanan. 

Untuk mewujudkan ini, Dinas PU-PR Lobar mulai dari perencanaan pembuatan jalan dan infrastruktur lainnya akan berupaya bersinergi dengan Kodim sehingga pembangunannya memenuhi aspek strategis dari sisi pertahanan. 

Seperti diungkapkan Dandim Lobar, Made Arthadana juga mengakui Dinas PU-PR telah mendapat bantuan banyak dari TNI terutama dalam pembangunan infrastruktur,  restorasi sungai untuk mencegah terjadinya banjir.

Dalam kajian tersebut, Selain Kadis PU-PR, hadir juga Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lobar Rusditah dan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Isnanto Karyawan, Waka Polres Lobar, Danramil dan para APsi Kodim dan Waka Polsek Gerung.**Fadli Batubara

Comments

Popular posts from this blog

10 Bunga dan Tanaman Untuk Penangkal Ilmu Santet Atau Mengatasi Ilmu Santet

Bangle, Sang Tanaman Ajaib Anti Bakteri dan Virus

Khasiat daun bidara | mengobati santet | obat ampuh | kapsul Ruqyah | mengobati gangguan jin syetan.