Heboh macet di limbangan karena petugas tidak resmi

Limbangan macet, seolah ada yang menghentikan, harusnya pemerintah dalam hal ini dinas perhubungan dan polantas memerhatikan, ada apa. Kalau dari pengamatan banyak orang, yang pada melintas dan memerhatikan jalanan, kenapa limbangan seolah terjadi buka tutup di duga karena adanya  pertigaan.  Ada 1 pertigaan di dekat pasar dan sebelum jembatan sebelum pasar limbangan ada jalan keluar menuju jalan raya. Jadi selain memang membludaknya kendaraan mudik dan arus balik, juga di duga karena pengaturan kendaraan keluar dari gang kurang di atur secara baik. Padahal polisi dan dinas tidak melakukan sesuatu yang membuat jalan terhambat. Tapi adanya pembiaran kendaraan dari arah dalam masuk ke jalan utama tidak di kontrol dengan baik. Mereka di atur oleh beberapa petugas yang tidak resmi. Ini yang dikatakan beberapa orang diantaranya  kondektur bus dan pengguna jalan. Harusnya kendaraan yang dari dalam diataur jangan asal memberi uang langsung melakukan penyetopan. Akibatnya antrian panjang. Kenapa wartawan juga tidak ada yang menyoroti ke arah limbangan, padahal terjadi kemacetan. Wartawan memantau di nagreg dan cileunyi saja. Ujar kondektur budiman
Harusnya ini jadi pekerjaan provinsi, supaya ada pengaturan yang lebih baik. Dari tasik sampai limbangan itu bisa mencapai 9 jam, setelah limbangam lancar. Ini aneh, kenapa polisi dan perhubungan diam saja, harusnya kan melihat keanehan tersebut.

Share:

0 comments:

Post a comment

Kawali TV

Blog Archive

Recent Posts

BERITA