Jelang Mudik, Puluhan Sopir Bus di kabupaten Ciamis di tes Urine

Sejumlah pengemudi bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Ciamis, terkejut saat diminta turun dari bus yang dikemudikannya sesaat masuk ke terminal.
Rasa keterkejutan para sopir bus ini sirna setelah mengetahui maksud mereka diminta turun dari bus. Setelah diperiksa alat kelengkapan kendaraan, pengemudi diminta melakukan tes urine di tempat yang sudah disediakan di dekat toilet umum di Terminal Ciamis.
Petugas Sat Narkoba Polres Ciamis memberikan sebuah wadah dari plastik untuk tempat urine yang nantinya dilakukan pengujian dengan menggunakan test pack.
Jika hasilnya menunjukkan dua garis merah, artinya pengemudi negatif menggunakan obat terlarang. Jika hasilnya satu garis merah, artinya pengemudi positif menggunakan obat terlarang. Ternyata dari 45 sampel urine dari pengemudi bus, semua hasilnya negatif.
Wakapolres Ciamis Kompol Imam Rachman S.IK didampingi oleh Kasat Narkoba  Polres Ciamis, AKP Agus Susanto,SH, yang memantau langsung pelaksanaan tes urine ini menegaskan, tes digelar untuk memastikan pengemudi angkutan umum di Kabupaten Ciamis tidak memakai narkoba dan alkohol.
“kita melakukan tes urin terhadap para pengemudi angkutan umum dimana pada hari ini di gelar di dua tempat diantaranya di terminal ciamis dan di PO atau pool diantaranya PO Garupaning Rahayu” papar Imam usai memantau langsung jalannya tes urine di PO garupaning rahayu, Sabtu (02/07/16)
"Hasil pemeriksaan kepada puluhan pengemudi angkutan umum semuanya negatif," imbuhnya.
Seandainya dalam pemeriksaan urine ditemukan sopir yang positif mengonsumsi obat-obatan, pihaknya akan bertindak tegas dengan meminta perusahaan angkutan agar pengemudinya diganti.
"Yang paling baik dan efektif saat lelah mengemudi bukan dengan mengonsumsi obat ataupum miras. Namun, dengan beristirahat saat mata sudah mulai lelah. Minum kopi mungkin mata bisa terbuka, namun konsentrasi berkurang jauh. Jadi tidur sejenak jauh lebih baik," pesannya
Ia juga menerangkan bahwa kegiatan ini akan digelar sampai H+7 setelah lebaran .Pungkasnya
Sementara itu ditemui terpisah Eki Brata Kusuma selaku Manager Operasional PO Garupaning Rahayu yang sekaligus pengurus organdan kabupaten ciamis menyambut apresiasi kegiatan yang digelar oleh anggota Polres Ciamis
“kami dari managemen Garupaning rahayu sangat mendukung, karena seperti diketahui bahwa Bahaya Narkoba tersebut sudah darurat nasional sehingga kami sudah sewajibnya ikut mengantisipasi dalam penyebaran pengguna narkoba, dimana pada hari ini awak armada yang menjalani tes urine sebanyak 30 sopir”
Ia juga menegaskan bahwa jika dalam pemeriksaan tes urine ditemukan awak sopir kedapatan menggunakan narkoba pihak perusahaan tidak akan segan-segan untuk mengeluarkan dan akan menyerahkan kepada pihak kepolisian
“dari perusahaan sanksinya sudah jelas selain akan memberhentikan disamping akan diserahkan kepada pihak yang berwajib”paparnya
Ia juga menjelaskan kekhawatirannya selain para sopir menjadi pengguna akan tetapi menjadi alat trasnportasi peredaran narkoba ”Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada dan jangan sampai ada”imbuhnya (A.ARIFIN/ktv)

Share:

0 comments:

Post a comment

Kawali TV

Blog Archive

Recent Posts

BERITA