» » KODIM 1606/LOBAR GELAR KARBAK BERSIHKAN TIMBUNAN PASIR RUMAH WARGA

Gelombang pasang air laut menerjang sepanjang pantai Ampenan Kota Mataram dan pesisir pantai Induk Kecematan Gerung Kab. Lobar, cuaca exstrim yang terjadi  beberapa hari terakhir ini sangat dirasakan dampaknya terutama bagi para nelayan dan masyarakat yang tinggal dipesisir pantai. Gelombang pasang menghantam perkampungan nelayan yang ada di Dusun Taman Desa Taman Ayu Rt 2 Kec Gerung dan lingkungan Bugis Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan. Akibat terjangan ombak pasang tersebut sekitar tiga rumah tertimbun pasir dan beberapa rumah warga yang ada di pesisir pantai juga terendam oleh air laut  akibat diterjang air pasang. Babinsa Taman Ayu Sertu Jhon Dacosta yang kami temui mengatakan bahwa air laut yang naik ke pemukiman warga  terjadi pada hari rabu, namun tidak terlalu parah. Pada hari kamis 26 Juli 2018 pukul 04.00 air laut yang naik kepemukiman warga semakin besar dan mengakibatkan salah satu rumah warga roboh dan tertimbun pasir. Untuk itu, warga tersebut kami ungsikan ke tempat yang lebih aman dan beberapa warga yang rumahnya berada dipinggir pantai juga kami minta untuk mengungsi terlebih dahulu.
Saat mendengar informasi dari anggota Babinsa, Dandim 1606/Lobar langsung terjun ke lokasi. Dandim 1606/Lobar Letkol Czi Joko Rahmanto, S.IP., saat di wawancara sejumlah media mengatakan Ia sudah memerintahkan anggota Koramil 1606-09/Ampenan dan  Koramil 1606-04/Gerung untuk segera membantu warga dan melaksanakan kegiatan karya bhakti.  "Tadi pagi anggota Koramil langsung terjun untuk membantu warga membersihkan pasir yang ada dirumah warga akibat terjangan ombak", kata Joko sapaan Dandim Lobar.
Dandim juga mengatakan bahwa permasalahan ini sudah dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah Daerah setempat untuk melakukan langkah-langkah yang efektif untuk mengantisipasi adanya kerusakan yang lebih besar.
Sementara hingga saat ini hanya satu warga pemilik rumah yang tertimbun diungsikan ke rumah tetangga ataupun keluarga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Joko berharap agar Pemerintah Daerah kedepan membuat tanggul barrier pemecah ombak atau merelokasi warga disekitar pinggir pantai ke lokasi yang lebih aman sehingga tidak menjadi siklus tahunan seperti sekarang ini', pungkasnya.**Twinbot

TENTANG KawaliTV

Yayasan Bentang Kawali Cemerlang
«
Selanjutnya
Posting Lebih Baru
»
Sebelumnya
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Tinggalkan Balasan

Banner iklan disini