Debat calon Bupati Pangandaran

KPUD Gelar Debat Calon Kada Pangandaran
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Ciamis Jawa Barat sebagai penyelenggara pemilukada Pangandaran, Selasa (3/10), menggelar debat calon bupati dan wakil bupati sebagai pelaksanaan tahapan kampanye yang akan berahir tanggal 6 desember 2015 mendatang.
Bertempat di Gedung Islamic Center (IC) Pangandaran, acara yang dihadiri oleh Pj. Bupati Pangandaran, H. Daud Achmad, Ketua dan anggota DPRD Pangandaran, Iwan M Ridwan, S.P.d. M.P.d,  Kapolres, Dandim Ciamis, para pendukung masing-masing pasangan calon (paslon) dan tamu undangan lainnya berjalan meriah dan disambut antusias masarkarat diluar gedung.
Pada sambutannya, Daud Ahmad mengatakan, dalam acara debat yang bisa disaksikan baik langsung atau melalui siaran radio oleh masarakat, merupakan rangkaian proses pilkada sebagai media pemaparan visi-misi paslon yang harus diketahui oleh seluruh warga pemilih. Melalui forum debat publik yang mengeksplorasi visi-misi masing-masing kandidat, menurut Daud, diharapkan seluruh paslon yang terdaftar sebagai pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Pangandaran bisa menjelaskan rumusan konsep pembangunan yang ditawarkan dengan menyesuaikan aneka persoalan dan dinamika sosial, politik, ekonomi, hankam, maupun kebudayaan yang ada di daerah. “Saya puas menyaksikan acara ini berjalan tertib dan penuh anusias baik para paslon atau undangan yang hadir. “Ungkap Daud.
Hal senada dikatakan Ketua KPUD, Kikim Tarkim, pihaknya sebagai pelaksana peraturan KPU merasa puas melihat acara berjalan sesuai rencana panitia. “Kendati jumlah pendukung masing-masing calon dibatasi, yel-yel dukungan berulang kali terdengar dari forum penonton setiap kali para kandidat menyampaikan pandangan maupun memaparkan visi-misinya. “Kata Kikim.
Acara debat publik yang akan disiarkan (siaran tunda) oleh salah satu tv swasta nasional ini dipandu langsung oleh dosen Universitas Parahyangan Bandung, Prof. Asep Warlan Yusuf ahli hukum Tata Negara yang sudah sering menjadi pemandu pada acara-acara yang sama. “Beliau juga pernah menjadi pemandu debat presiden. “Terang pembawa acara tv tersebut.
Kepada wartawan, Asep mengatakan, inilah ajang dimana seluruh paslon bisa memaparkan visi-misi dan pemaparan program apa yang akan dilaksanakan saat terpilih nanti. “Walau durasi hanya 3 menit dalam per sesinya, tapi mudah-mudahn masarakat bisa menangkap apa yang disampaikan paslon. “ Ujar Asep.
Oleh karenanya, lanjut Asep, diharapkan konsep pembangunan yang dirangkum dalam visi-misi harus senafas dengan rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) yang telah disusun pemerintah pusat, pemprop dan pemerintah daerah sendiri. "Kami berharap melalui forum debat publik seperti ini bisa membantu masyarakat pemilih untuk mengukur kapasitas calon, serta menilai visi-misinya sebagai referensi rasional dalam memilih nanti. "Ujarnya.
Intinya, menurut Asep, dalam debat publik tersebut, dengan pemaparan dari seluruh paslon, masarakat sudah bisa menilai siapa calon yang akan jadi pilihannya pada tanggal 9 desember 2015 nanti. “Ini salah satu pencerahan politik pada masarakat. “Kata Asep lagi. (hiek-PNews)

Share:

0 comments:

Post a comment

Kawali TV

Blog Archive

Recent Posts

BERITA