» » Hilang Tiga Hari, Jajaka Pinilih Ciamis Ditemukan Tewas di Sungai





CIAMIS - Jajaka Pinilih Kabupaten Ciamis tahun 2014 Iwan Setiawan ditemukan tewas di Sungai Cimaragas curug Ja'i, Senin (1/5/2017).

Pemuda yang tercatat sebagai Mahasiswa Universitas Galuh ini sebelumnya dikabarkan hilang sejak tiga hari lalu. Pihak keluarga sudah melakukan pencarian namun belum sempat ditemukan.

Kondisi jasad saat ditemukan oleh warga setempat, Maman sudah membusuk. Dugaan sementara Iwan bunuh diri karena stres lantaran memiliki penyakit yang tidak kunjung sembuh.

Anggota Polsek Cimaragas Aiptu Aan Rohyandi menuturkan sekitar dua minggu kebelakang pernah dibawa oleh keluarga ke wilayah Tasikmalaya dengan maksud berobat karena mengalami gangguan stres.

Sejak Sabtu (29/4/2017) siang Iwan diketahui kabur dari rumahnya sambil membawa silet dan menyayat tangan kiri. Prilakunya tersebut diketahui keluarga kemudian dikejar hingga lari kabur ke arah sungai.

Masyarakat juga ikut melakukan pengejaran namun tidak berhasil dikejar. Sejak saat itu korban menghilang, lalu keluarga dan warga melakukan pencarian dengan mengikuti jejak darah yang berceceran di tanah.

"Setelah melakukan pencarian akhirnya ditemukan sudah mengambang di Sungai Cimaragas tepatnya di Curug Ja'i oleh saudara Maman," ujarnya saat ditemui di rumah duka.

Dikatakan, setelah ditemukan warga langsung melapor kepada Polsek Cimaragas kemudian turun ke tempat penemuan mayat bersama tim identifikasi Satreskrim Polres Ciamis untuk memastikannya.

Kemudian jasad dievakuasi ke kediamannya, setelah dilakukan pemeriksaan luar korban dikebumikan di pemakaman setempat.

Hasil pemeriksaan sementara tidak ada luka bekas kekerasan di tubuh korban. Yang ada hanya bekas sayatan di tangan kiri, sehingga kesimpulan sementara korban meninggal karena kekurangan darah dan tercebur ke sungai.

Diduga korban melakukan bunuh diri karena mengalami stres stelah memiliki riwayat penyakit yang tidak kunjung sembuh.

"Korban ini merupakan Jajaka Pinilih Ciamis tahun 2014 dan tercatat sebagai mahasiwa Unigal," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang masih kerabat korban Adang menuturkan pertamanya Iwan izin kepada orang tuanya mau ke makam ayahnya, namun warga dan ibunya melihat Iwan menyilet tangannya.berita ini kami ambil dari Sindonews.com



TENTANG KawaliTV

Yayasan Bentang Kawali Cemerlang
«
Selanjutnya
Posting Lebih Baru
»
Sebelumnya
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Tinggalkan Balasan

Banner iklan disini