» » PENGAKUAN PEMBUNUH HJ. AWIYAH

"Saya tadinya bermaksud mau minjem uang, bukan mau membunuh,” kilah pelaku. Aksinya dilakukan pada pukul 20.30 tanggal 3 Agustus 2015, ketika WS sampai di halaman rumah korban, baru terpikir untuk melakukan pencurian, untuk itu WS mengambil sebuah batang kayu yang ada di sekitar rumah korban, lalu bermaksud bertamu pura-pura membeli rokok, saat korban lengah akhirnya aksi pemukulan dilakukan pelaku dengan memukul bagain kepala di sekitar pelipis, korban langsung pingsan. Setelah pingsan, WS mengaku langsung memangku korban ke atas kasur karena menghalangi jalan, lalu sekali lagi memukul korban hingga akhirnya meninggal dunia.
“Tadinya mau membuat pingsan saja, tapi tidak tahu kenapa jadi membunuhnya,” ucapnya.
Setelah korban meninggal, pelaku langsung menggaksak harta milik korban berupa uang sebesar Rp 500 ribu dan perhiasan emas sebesar 10 gram. Dan langsung kabur, kayu yang digunakan untuk memukul dibuang di hutan sembari menuju rumahnya.
“Setelah kejadian saya masih ada di rumah, sempat ke kebun juga, baru dua hari setelah kejadian saya pergi ke Bogor untuk bekerja sekaligus bersembunyi,” ungkapnya.
Dahyat(50) yang merupakan adik dari korban bersyukur serta berterimakasih pada pihak kepolisian yang telah berhasil menangkap pelaku. "Saya penasaran seperti apa orangnya yang tega berbuat keji pada kakak saya"ujarnya saat ditemui di rumahnya di dusun gunasari. Pihak keluarga berharap agar dapat melihat pelaku serta berharap agar pelaku dihukum seberat beratnya. Kepala Desa Cintanagara Sa'id Suryadi membenarkan jika pelaku adalah merupakan warganya. Menurus Suryadi pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap, kerjanya serabutan. "Kehidupan sehari harinya seperti maysarakat umumnya berbaur,jika ada kerja bakti pun ikut serta" ujar Suryadi. Masih menurut Suryadi pelaku memang dicurigai warga sering mengambil barang milik warga, hanya saja belum mendapatkan bukti. Yang hilang pun berupa kayu bakar atau padi. Atas ditangkapnya pelaku Suryadi merasa senang, meskipun prihatin serta menyayangkan kejadian teraebut. Terlebih menurut Suryadi Desa Cintanagara merupakan salah satu desa yang terbilang kondusif di bawah binaan Polsek Kawali. "Semoga terdapat hikmah dari semua ini dan desa kami bisa lebih aman dan tentram" pungkas Kades yang telah menjabat selama 3 tahun ini.** yeyep
                     
                                          

Dahyat Adik Korban
Sa'id Suryadi   
WS Pelaku Pembunuhan
 

TENTANG KawaliTV

Yayasan Bentang Kawali Cemerlang
«
Selanjutnya
Posting Lebih Baru
»
Sebelumnya
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Tinggalkan Balasan

Banner iklan disini