Bom Bunuh diri

Dari grup sebelah. Breaking News.... Telah terjadi BOM BUNUH DIRI di GEREJA SANTO YOSEF JL. DR. MANSUR, Misa pagi ini.... Tidak ada korban, hanya si pembawa bom luka luka kena ledakan sendiri.... Kronologis... saat pastor akan berkotbah, pembawa bom dengan membawa ransel berlari mendekati pastor ke Altar. Sebelum sampai di altar telah keluar percikan api dari ransel tersebut.... dan mulai membakar dirinya sendiri... pembawa bom terus mengejar pastor... Melihat gelagat tidak baik,  Pastor berlari menghindar ... Umat terkejut dan mulai mengejar pembawa bom dan mengambil ransel yang sudah terbakar.... Pastor dan semua umat selamat . Pembawa bom luka luka dan sedang diinterogasi oleh polisi. Menurut pembawa bom, dia tidak sendiri. Di dalam ransel ditemukan, bom rekitan yang belum meledak, pisau, kampak dan benda benda tajam lainnya !!! Sumber: teman yang berada di TKP jl dr. Mansur. HATI HATI DAN TETAP WASPADA. TUHAN BESERTA KITA. Amiiiin

"Sampai saat ini, pelaku mengaku disuruh oleh seseorang. Rencana melakukan pembunuhan terhadap pastor. Situasi sudah aman," ujarnya di pelataran Gereja Stasi Santo Yosep, Minggu (28/8/2016).

Selain itu, kata dia, gereja-gereja yang melaksanakan ibadah langsung mendapat penjagaan. Agar mencegah adanya aksi teror lanjutan di Kota Medan.

"Barang bukti yang diamankan pisau, sepeda motor, tas ransel diduga membawa bom dan pakaian," katanya.

Apakah ada pengembangan ada tersangka lain? Ia menyatakan polisi sedang mengembangkan kasus ini. Oleh sebab itu, dalam waktu dekat akan ada pengembangan.

"Dalam waktu dekat nanti ada berkembang. Nanti akan kita sampaikan," ungkapnya.

Kesaksian jemaat

Polisi berhasil menangkap pelaku percobaan bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr Mansur Medan, Minggu (28/8/2016) pagi.

Pelaku berinisial IAH (18), itu diamankan ke Polda Sumut dengan kondisi tubuh dan wajah penuh luka.

Dalam serangan tersebut, Pastor Albert S Pandingan mengalami luka ringan pada lengan kirinya.

Saksi mata menyatakan bahwa pelaku berusaha menyerang saat pastur akan berkutbah. 

"Anak itu lari, di tasnya ada keluar percikan api," kaat seorang jemaat.

Dikabarkan pula, seorang mahasiswa yang juga jemaat gereja sempat melihat pelaku sempat sibuk seperti merakit sesuatu di dalam gereja sebelum melakukan serangan.

Reza, pegawai minimarket yang berada tidak jauh dari lokasi ketika berbincang dengan Tribun Medan (Tribunnews.com Network) mengaku melihat jemaat berlarian dari gereja saat terjadinya peristiwa.

"Tadi berhamburan para jemaat itu kulihat. Ada yang teriak-teriak. Lari orang itu keluar dari gerejanya. Katanya ada bom," ujarnya di lokasi kejadian.

Rio, jemaat yang ada di gereja saat kejadian menceritakan dia awalnya tidak sadar kalau ada yang membawa bom dan berusaha menyerang pastor dalam gereja.

"Tadi kan asik ikut ibadah, eh tiba-tiba banyak yang heboh. Kami pun langsung keluar dari gereja," ujarnya. Dikutip dari tribunnews.com

Share:

0 comments:

Post a comment

Kawali TV

Blog Archive

Recent Posts

BERITA