Hikmah Halal Bi Halal Pengwil Jabar INI 2020: “Bermuhasabah Untuk Melebur Dosa”


(BANDUNG kawalitv.com) Pengurus Wilayah Jawa Barat Ikatan Notaris Indonesia (PENGWIL JABAR INI) menggelar “Halal Bi Halal” melalui Aplikasi Zoom Meeting pada Senin, 1 Juni 2020. Sebanyak 268 orang mengikuti hahal bi halal secara online tersebut. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak asasi Manusia (Kemkumham) Jawa Barat, Srs. Imam Suyudi. SH. BCip. MH yang baru menduduki jabatannya empat ini yang didampingi oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Heriyanto di ruang kerjanya. Hadir pula pada kesempatan ini Ketua Pengwil Jabar INI, H. Irfan Ardiansyah. SH. LLm. SpN beserta jajarannya. Dan yang tentunya sangat di tungu-tunggu para Notaris pada kesempatan kali ini adalah Ustadz Dr. Aam Amirudin. Msi yang membawakan tema besar kajian Islam “Amalan Pelebur Dosa”.

Halal bi Halal Online Pengwil JABAR INI

Selanjutnya, acara di awali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang diteruskan dengan pembacaan doa dan laporan dari Ketua Panitia, Luly Ikodianty.SH. Menurut Luly Ikodianty, acara sedianya sesuai agenda Pengwil Jabar INI, seperti biasa dilakukan di ruang besar di Hotel. Namun karena kondisi Pandemi Covid 19 maka acara tahun ini dilaksanakan via zoom meating.

Ketua Pengwil JABAR INI, Irfan Ardiansyah. SH. LLm. SpN

Sementara Ketua Pengwil Jabar INI, Irfan Ardiansyah, secara singkat menyampaikan ucapan “Selamat Idul Fitri 1441 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin kepada seluruh anggotanya dan juga jajaran kakanwilHukum dan Ham Jawa Barat.

Kakanwil Kemenkumham Jabar, 

Kepala Kanwil Kemenkumham JABAR Drs. Imam Suyudi, SH. BCip. MH

Drs. Imam Suyudi, SH. BCip. MH dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Taqobbalallohu Mina Waminkum Taqobbal ya Kariim, mohon maaf lahir dan bathin atas kesalahan, kehilafan dalam lisan maupun perbuatan baik sengaja maupun tidak disengaja.

Kakanwil sangat memberikan apresiasi kepada Ketua dan Pengwil jabar INI yang tetap berkomitmen untuk bersilaturahmi dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan anggotanya dengan patuh mengikuti protocol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga kegiatan Halal Bihalal ini tetap dapat  berjalan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Izinkan saya tak bosan-bosannya untuk mengingatkan, berkaitan dengan fenomena pandemic Covid-19 yang melanda Indonesia dan seluruh dunia, penting bagi kita konsisten mengikuti himbauan pemerintah, guna mempercepat memutus rantai penyebaran virus Covid-19, di antaranya dengan selalu berada di rumah, mengurangi aktivitas di luar rumah, serta selalu menggunakan masker jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah,” ujar Kakanwil.

 “Saat ini jumlah notaris di Jawa Barat 4.173 (empat ribu seratus tujuh puluh tiga) Notaris. Tentu, begitu banyaknya Notaris di Jawa Barat bukan merupakan hal yang mudah bagi Kantor Wilayah melaksanakan pengawasan dan pembinaan terhadap Notaris di Jawa Barat, mudah-mudahan kerjasama dan koordinasi serta kolaborasi Kanwil kemnkumham  Jawa Barat, dengan Pengwil jabar INI, Majelis Pengawas Notaris baik Wilayah maupun Daerah, dan Majelis Kehormatan Notaris, serta Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Dewan Pakar INI baik Wilayah maupun Daerah, yang selama ini sudah berjalan, untuk kedepannya saya mengajak agar dapat lebih ditingkatkan lagi, sehingga dapat bersinergi lebih baik lagi dalam meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat,” tegas Imam.

Ustad Aam Amiruddin

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Kajian Islam dari Ustadz Dr. Aam Amirudin. MSi dengan topik “Amalan Pelebur Dosa”.  “Orang tentu memiliki kesalahan sehingga tidak ada satupun manusia di  bumi ini yang tak luput dari dosa. Kecuali malaikat yang terbebas dari dosa,” ujar Ustazd Aam mengawali tausiyahnya.

Menurut Ustadz Aam,  setiap diri manusia pasti tak luput dari dari dosa. Baik itu kecil maupun besar, banyak ataupun sedikit. Lantas bagaimana menghapusnya? Berikut ini adalah beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk menghapus dosa:  Pertama, Taubat atau menyesal. Begitu pentingnya taubat karena merupakan gerbang segala ampunan. Taubat adalah wujud pengakuan hamba atas dosanya, dan jembatan pengakuan Allah bagi ampunan-Nya. Taubatlah yang menjadi kunci kebaikan untuk menghapus dosa dan kesalahan seorang hamba.

.Kedua, memohon ampunan.  Orang yang bertobat dari dosa boleh jadi lebih utama ketimbang mereka yang tidak pernah terjerumus pada dosa, tetapi tak mau bertobat. Padahal, manusia seyogianya diperintahkan memohon ampunan bahkan saat meraih kemenangan.

Amalan berikutnya yang ketiga, adalah berhenti dari berbuat dosa. Antara lain bisa dilakukan untuk menghapus dosa nya adalah dengan menjauhi atau meninggalkan lingkungan itu. Dan Keempat adalah tidak mengulanginya lagi, tentu saja dengan tidak mengulangi lagi apa-apa yang pernah dilakukannya. Karena orang yang sering berulang-ulang melakukan perbuatan dosa maka bisa jadi hatinya akan mati atau tertutup hatinya.

Selanjutnya yang Kelima adalah muhasabah. Muhasabah atau evaluasi selalu Allah perintahkan di setiap waktu.  Muhasabah berasal dari akar kata hasiba yahsabu hisab, makna dari kata tersebut secara etimologis ialah melakukan perhitungan. Di dalam terminilogi syari, makna dari muhasabah ialah sebuah upaya untuk melakukan evaluasi diri terhadap setiap kebaikan dan keburukan beserta semua aspeknya.Evaluasi tersebut meliputi hubungan seorang hamba (manusia) dengan Allah, maupun hubungan sesama makluk ciptaan Allah seperti dalam kehidupan sosial yaitu hubungan manusia dengan sesama manusia.

Selanjutnya agar hati rekan dalam bermuhasabah bisa lebih sempurna. Maka harus dilengkapi dengan upaya terus bersemangat memperdalam ilmu-ilmu agama Islam. Tujuannya lanjut Ustadz Aam Amirudin adalah agar kita bisa lebih baik lagi dari hari-hari sebelumnya sehingga kekurangan diri akan terus diperbaiki dan yang baik hendaknya dipertahankan atau terus dipacu agar bisa lebih baik lagi.

Dengan senantiasa melaksanakan muhasabah, di setiap waktu setiap detik seorang hamba tidak akan menyianyiakan waktu yang telah Allah berikan dalam kehidupannya, di sisa umurnya seoraang hamba akan dengan sebaik-baiknya memanfaatkan waktunya untuk berbuat baik demi meraih keridhaan Allah SWT. (Pramono/Wsn)

Share:

0 comments:

Post a comment

Vertical1

VIDEO

Blog Archive

Recent Posts

BERITA

Unordered List

BERITA

Pages

Sample Text

Theme Support

BERITA